Perempuan berusia 44 tahun itu pun menjelaskan alasan kedua Surabaya layak menjadi tuan rumah babak final karena, animo basket di Surabaya sangat tinggi. Selain itu, Timnas Basket Putri Indonesia menjalani pemusatan latihan di Surabaya, sehingga akan mudah untuk beradaptasi.
"Kedua Suarabaya memiliki animonya cukup tinggi, kalau kita memilih tuan rumah yang animonya tidak terlalu tinggi akan sayang sekali. Ketiga tim putri kita sudah melakukan TC di Surabaya, jadi masuk ke final mereka sudah terbiasa dengan lapangan dan cuaca sehingga penting memilih Surabaya untuk menjadi tempat final," ucapanya.
Nirmala pun tidak menutup kemungkinan untuk kota-kota lain di Indonesia menjadi tuan rumah di ajang berikutnya, tetapi akan melihat terlebih dahulu antusia masyarakatnya mengenai basket. Ia pun menjelaskan kenapa Jakarta tidak dipilih sebagai tuan rumah, karena sudah sibuk dengan FIBA World Cup dan FIBA Asia.
"Tapi kemungkinan di event-event lainya bisa kota-kota lain, tapi kita lihat bagaimana potensinya memiliki hal yang sama seperti Surabaya atau tidak. Kalau Jakarta sudah sibuk dengan persiapan FIBA World Cup dan sukses menggelar FIBA Asia," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.