Share

MotoGP Jepang 2022: Meski Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia Gagal Tuai Hasil Bagus, Aleix Espargaro Tetap Muram

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 26 September 2022 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 38 2674626 motogp-jepang-2022-meski-fabio-quartararo-dan-francesco-bagnaia-gagal-tuai-hasil-bagus-aleix-espargaro-tetap-muram-1nsQidZ5Ds.jpg Aleix Espargaro finis ke-16 dalam balapan MotoGP Jepang 2022 (Foto: MotoGP)

MOTEGI – MotoGP Jepang 2022 menjadi panggung tiga kandidat juara, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing), menuai hasil buruk. Meski sama-sama meraih hasil buruk, Espargaro tetap kecewa.

Seperti diketahui, sebelum balapan di Sirkuit Motegi, Minggu 25 September 2022, siang WIB, Quartararo, Bagnaia, dan Espargaro hanya dipisahkan 17 poin. Sayangnya, ketiga pembalap itu gagal naik podium.

Aleix Espargaro (Foto: MotoGP)

Espargaro hanya finis ke-16. Pasalnya, motor RS-GP 22 Espargaro mengalami masalah sebelum balapan dimulai sehingga harus masuk menggunakan kuda besi keduanya.

Beruntung baginya, El Diablo hanya mengakhiri balapan di urutan kedelapan. Sementara itu, Pecco gagal finis usai terjatuh di lap terakhir saat berusaha menyalip Quartararo.

Dengan hasil tersebut, Espargaro kini tertinggal 25 poin dari Quartararo dan tujuh angka saja dari Pecco. Dengan empat balapan tersisa, peluang juara Espargaro masih terjaga.

Namun, pembalap asal Spanyol itu menilai, hasil yang didapat Quartararo dan Pecco bukanlah hiburan untuknya. Sebab, menurut Espargaro, dia seharusnya bisa memanfaatkan hasil buruk Quartararo dan Bagnaia.

Aleix Espargaro (Foto: MotoGP)

"Tidak, itu bukan penghibur untuk saya. Itu justru membuat saya merasa lebih buruk karena saya melewatkan kesempatan besar,” kata Espargaro, dilansir dari Speedweek, Senin (26/9/2022).

“Jika mereka (Quartararo dan Bagnaia) finis di podium pertama dan kedua, itu akan lebih buruk untuk perebutan gelar juara saya, tetapi saya tidak akan begitu marah dan sedih. Saya sangat sedih karena saya tahu saya lebih cepat dari mereka hari ini dan sangat sulit untuk menjadi lebih cepat dari Pecco dan Fabio, itu sangat jarang,” pungkasnya.

(ADP)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini