Share

Valentino Rossi dan Marc Marquez Disebut Pembalap Paling Kotor di Dunia

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 38 2673630 valentino-rossi-dan-marc-marquez-disebut-pembalap-paling-kotor-di-dunia-OfJGGHfrov.jpg Marc Marquez dan Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

VALENTINO Rossi dan Marc Marquez disebut pembalap paling kotor di dunia akan diulas pada artikel ini. Ayah dari legenda balap dunia, Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo mengatakan Valentino Rossi dan Marc Marquez merupakan pembalap paling kotor di dunia.

Anggapan tersebut muncul usai insiden Marc Marquez di MotoGP Aragon pekan lalu. Seperti diketahui, Marc Marquez menjadi sorotan saat “menjatuhkan” dua pembalap di Sirkuit Aragon itu.

Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo

Banyak yang menganggapnya sengaja melakukan itu. Padahal Marc Marquez sendiri sudah mengklarifikasinya sebagai murni kesalahan teknis. Tapi tetap saja, itu menyegarkan kembali ingatan Chico Lorenzo di masa lalu.

Misalnya, saat insiden antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di Sepang pada 2015 lalu. Kedua pembalap pun saling “sikut-sikutan” demi mencapai gelar juara dunia di akhir tahun.

BACA JUGA:2 Pebulutangkis Indonesia yang Bikin Lawan Kesal Sampai Banting Raket di Lapangan

Tapi pada akhirnya, kedua pembalap itu tak bisa berdiri di puncak klasemen akhir di tahun itu. Justru yang menjadi juara adalah putranya sendiri, Jorge Lorenzo.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pikir Valentino Rossi dan Marc Marquez adalah pembalap paling kotor yang pernah saya lihat,” ucap Chico Lorenzo dikutip laman PaddockGP, Jumat (23/9/2022).

“Valentino Rossi mencoba strategi di luar lintasan ketika dia tahu dia bukan yang tercepat, tetapi pada 2015 putra saya berhasil mengalahkannya terlepas dari semua triknya,” sambung Chico Lorenzo.

Marc Marquez vs Jorge Lorenzo

Tapi satu yang paling membekas di ingatannya adala saat di Sirkuit Jerez saat MotoGP 2013. Kala itu, Marc Marquez menyenggol motor Jorge Lorenzo hingga akhirnya gagal menjadi juara.

“Di Jerez pada 2013, dia (Marquez) memukul putra saya. Sebuah tindakan yang membuatnya kehilangan kejuaraan dalam retrospeksi. Bahkan di Aragon, setelah setahun cedera, dia merusak balapannya dan Jorge berakhir di rumah sakit karena patah pergelangan kaki,” lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini