Share

Pengakuan Luca Marini yang Hampir Tabrak Takaaki Nakagami di MotoGP Aragon 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis · Selasa 20 September 2022 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 38 2670969 pengakuan-luca-marini-yang-hampir-tabrak-takaaki-nakagami-di-motogp-aragon-2022-l3Py3gV3mg.JPG Luca Marini akui hampir menabrak Takaaki Nakagami imbas insiden Marc Marquez (Foto: REUTERS)

PENGAKUAN Luca Marini yang hampir tabrak Takaaki Nakagami di MotoGP Aragon 2022. Pembalap Mooney VR46 Racing Team tersebut menyebutnya sebagai momen yang sangat menakutkan.

Takaaki Nakagami mengalami kecelakaan horor dalam balapan di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu 18 September 2022, setelah dihantam Marc Marquez. Pembalap LCR Honda asal Jepang itu merupakan korban kedua dari sang rider Repsol Honda, yang sebelumnya telah lebih dulu menjatuhkan Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha.

Takaaki Nakagami usai dijatuhkan Marc Marquez

Tak lama berselang, tepatnya saat melintas di tikungan tujuh, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- kembali terlibat insiden dengan Nakagami. Pembalap asal Jepang itu pun tersungkur di tengah lintasan, dengan banyaknya pembalap yang melintas di belakangnya hingga hampir tertabrak oleh Marini.

Seusai balapan Marini pun mengakui hampir menabrak Nakagami, tetapi bisa terhindar dari kejadian tersebut. Ia pun menyebut kejadian tersebut sebagai momen menakutkan balapan di MotoGP Aragon 2022.

"Iya benar sekali. Saya hampir bertabrakan dengan Nakagami. Untungnya saya bereaksi sangat baik, saya mencoba untuk menghindari dia dan tidak kehilangan terlalu banyak waktu," kata Marini dilansir dari Speedweek, Selasa (20/9/2022).

"Tapi itu adalah momen yang menakutkan. Saya merasa seperti saya bisa memukul kepala atau tubuhnya karena dia praktis jatuh ke saya. Untungnya saya bisa mencegahnya, tapi itu menakutkan," lanjutnya.

 Takaaki Nakagami

Sementara Marini mengaku puas dengan kecepatan Desmosedici GP22 di Aragon. Pasalnya adik Valentino Rossi itu menilai Sirkuit Motorland merupakan trek yang sulit karena awal balapan sudah memakan dua pembalap sekaligus.

“Kondisi trek sangat buruk, amat sulit, pembalap lain juga kesulitan, seseorang sering mengambil resiko yang membuatnya terjatuh, tapi saya cepat dan kompetitif hingga akhir balapan, semuanya berjalan dengan baik,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini