Sebelumnya, Marquez juga sempat membicarakan peluangnya absen di MotoGP Jepang dan Thailand 2022, meski memutuskan comeback di MotoGP Aragon 2022. Sebab, dua balapan itu memiliki waktu jeda yang tidak panjang, sehingga berpotensi membuat ototnya kelelahan.
"Memang benar, ada tiga balapan berturut-turut dan di situlah terjadi kelelahan otot dari Aragon ke Motegi, dari Motegi ke Thailand,” kata Marquez, dilansir dari Motosan.

“Saya tidak tahu bagaimana saya akan bereaksi, tetapi saya sudah berbicara dengan Honda dan mereka memahami situasinya," jelasnya.
"Mereka mengerti bahwa suatu akhir pekan, saya mungkin harus berhenti di tengah jalan. Saat itu, kami harus sangat jujur dengan kondisi saya. Memang benar, kemungkinan yang ada adalah mungkin di Jepang, atau mungkin di Thailand, itu harus berhenti di tengah akhir pekan, tetapi saya tidak tahu," tutur Marquez.
Sejauh ini, baik pihak Honda ataupun Marc Marquez, belum memberi kabar soal keikutsertaan sang pembalap di balapan tersebut. Namun, mengingat momen comebacknya tak berbuah manis yang menyiratkan bahwa sang pembalap belum berada dalam kondisi baik, Marquez bisa saja absen.
(Djanti Virantika)