Share

Tembus 10 Besar di MotoGP Aragon 2022, Adik Valentino Rossi Ternyata Balapan dalam Kondisi Tidak Enak Badan

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Selasa 20 September 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 38 2670902 tembus-10-besar-di-motogp-aragon-2022-adik-valentino-rossi-ternyata-balapan-dalam-kondisi-tidak-enak-badan-wZB6dhvYbA.jpg Luca Marini dan Valentino Rossi kala menjalani balapan bersama di MotoGP. (Foto: MotoGP)

ALCANIZ – Pembalap Mooney VR46 Racing Team sekaligus adik Valentino Rossi, Luca Marini, bercerita soal balapannya di MotoGP Aragon 2022. Meski tampil apik hingga finis di 10 besar, Marini ternyata balapan dalam kondisi kurang enak badan.

Luca Marini finis di urutan ketujuh pada balapan yang diselenggarakan pada Minggu 18 September 2022. Hasil ini terbilang memuaskan karena Marini hanya memulai balapan dari grid ke-14.

Luca Marini

Marini pun amat puas dengan performanya di MotoGP Aragon 2022. Adik Valentino Rossi itu tidak menduga bisa finis di urutan ketujuh.

BACA JUGA: Fabio Quartararo Jadi Korban Ulah Marc Marquez di MotoGP Aragon 2022, Yamaha Bereaksi

“Saya sangat-sangat senang dengan balapan ini, ketika Anda mulai dari posisi 14, sulit membayangkan bisa finis di urutan ketujuh, makanya saya puas. Saya membuat diri saya terkesan dengan kecepatan saya,” kata Marini, dikutip dari Speedweek, Selasa (20/9/2022).

BACA JUGA: MotoGP Aragon 2022: Bikin Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami Jatuh, Marc Marquez Cuek Dibenci

Hasil balapan tersebut di luar dari ekspektasi Marini. Terlebih lagi, pembalap asal Italia itu mengaku tidak enak badan ketika balapan tersebut.

“Saya tidak mengharapkan hasil itu, terutama di Aragon karena saya sedang tidak enak badan, tetapi kami mencoba sesuatu selama pemanasan dan berhasil, teknisi elektronik saya melakukan pekerjaan dengan baik,” tambahnya.

“Kami adalah tim yang sangat bagus, kami mendekati balapan akhir pekan ini dengan intensitas tinggi, kami ingin mencapai hasil yang baik, karena Aragon sebetulnya bukan trek favorit saya,” ujarnya lagi.

Luca Marini

Hal yang membuat Marini lebih puas adalah bahwa Sirkuit Aragon dinilai merupakan trek yang sulit. Kecelakaan yang dialami Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami pun dijadikan contoh betapa sulitnya sirkuit tersebut.

“Kondisi trek sangat buruk, amat sulit, pembalap lain juga kesulitan, seseorang sering mengambil risiko yang membuatnya terjatuh, tapi saya cepat dan kompetitif hingga akhir balapan, semuanya berjalan dengan baik,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini