DI dunia olahraga ada cukup banyak atlet yang memiliki darah campuran Belanda-Indonesia, tak terkecuali di dunia bulu tangkis. Setidaknya, ada dua pebulu tangkis Negeri Kincir Angin yang punya garis keturunan orang Indonesia.
Bahkan, salah satu di antara mereka ada yang pernah mencatatkan tinta emas di kancah bulu tangkis dunia dengan meraih medali perak Olimpiade. Siapa saja mereka? Simak selengkapnya berikut ini.
Berikut 2 Pebulu Tangkis Belanda Keturunan Indonesia
2. Alyssa Tirtosentono

Alyssa Tirtosentono merupakan seorang pebulutangkis Timnas Belanda yang lahir di The Hague, Belanda, pada 29 Mei 2000. Akan tetapi, ternyata darah berusia 22 tahun itu memiliki darah Indonesia yang mengalir di dalam nadinya.
Orang tua Alyssa merupakan Warga Negara Suriname, yang berada dalam wilayah kekuasaan Belanda, yang pernah menduduki Tanah Air. Akan tetapi, kakek-neneknya adalah orang asli Indonesia.
Alyssa sendiri tampil di nomor ganda campuran dan ganda putri di bawah bendera Negeri Kincir Angin. Namun, prestasinya lebih baik di sektor ganda putri bersama Kirsten De Wit dengan duduk di ranking 53 dunia.
Pada tahun ini, Alyssa/De Wit sudah tampil di berbagai turnamen BWF. Akan tetapi, hasil terbaik mereka hanya sampai di babak perempat final saja pada ajang Swedish Open, Slovak Open, FZ Forza Dutch International dan Bonn International.
Dari informasi yang beredar, kabarnya Alyssa tergabung dalam klub BC Dropshot di Belanda. Selain itu, dia juga terdaftar sebagai anggota klub asal Denmark, TSS.
1. Mia Audina
Mia Audina sejatinya merupakan pebulu tangkis yang membela Indonesia dan lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1979. Di dalam darahnya mengalir darah etnis Tionghoa sehingga dia memiliki nama ‘China’, yakni Zhang Haili.

Namanya muncul kepermukaan ketika mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang masuk dalam skuad Indonesia di Piala Uber pada usia 14 tahun. Setelah itu, dia terus berkembang dan turut mengantarkan Tim Merah-Putih menyabet gelar juara Piala Uber 1994 dan 1996 serta meraih berbagai prestasi lainnya.
Bahkan, Mia sukses membawa pulang medali perak pada ajang Olimpiade Atlanta 1996. Kala itu, dia kalah di partai final oleh jagoan Korea Selatan, Bang Soo-Hyun.
Namun, pada 1999, Mia mengganti status kewarganegaraannya dari Indonesia menjadi Belanda. Sebab, dia menikahi seorang penyanyi gospel asal Suriname berkebangsaan Belanda bernama, Tylio Arlo Lobman, dan memutuskan untuk menetap di Negeri Kincir Angin.
Kendati membela negara lain, prestasi Mia di dunia tepuk bulu tak menurun. Dia tetap meraih berbagai gelar juara, termasuk kembali membawa medali perak dari ajang Olimpiade pada edisi 2004 di Athena.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.