Pembalap yang pada saat itu berusia 20 tahun tersebut meregang nyawa di lap pertama, tepatnya pada tikungan ke-10. Kecelakaannya yang begitu parah bahkan membuat balapan langsung dihentikan seiring dengan pengibaran bendera merah.

Afridza Munandar sempat dibawa ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan menggunakan helikopter. Sayangnya, nyawa Afridza tetap tidak tertolong.
Padahal, Afridza Munandar sedang tampil brilian di ATC 2019. Dia sukses menyelesaikan balapan di posisi pertama, kedua, dan ketiga di ATC 2019 masing-masing dalam dua kali kesempatan. Raihan tersebut membuatnya mengoleksi 142 poin bertengger di urutan ketiga pada klasemen pembalap.
Sirkuit Sepang sendiri sudah beberapa kali menjadi saksi bisu atas keejadian serupa. Sebelumnya pada tahun 2019, pembalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli, meninggal dunia di sirkuit ini.
(Andika Pratama)