“Saya yakin manajemen MotoGP percaya Sprint Race adalah ukuran terbaik untuk pertunjukan yang lebih baik dan untuk olahraga. Saya tidak sama pendapat ini, itu pendapat saya," ujar Aleix Espargaro, dilansir dari Speed Week, Jumat (26/8/202).

"Saya rasa itu bukan solusi. Risikonya terlalu tinggi. 44 balapan terlalu banyak di kelas MotoGP," tambah rider berusia 33 tahun itu.
"Mereka bilang itu waktu lintasan yang sama, tapi itu 'omong kosong'. Karena itu tidak sama apakah Anda mengikuti FP4 atau balapan yang mendapatkan poin," lanjut Aleix Espargaro.
“Tapi saya akan mencoba dan kami harus beradaptasi dengan kejuaraan. Sekarang itu pilihan Anda, kita harus menghadapinya. Tapi mungkin itu solusi yang bagus," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.