Share

5 Kejadian yang Mungkin Terjadi jika Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat, Nomor 1 Muridnya Bisa Juara Dunia

Krisna Octavianus, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 38 2645228 5-kejadian-yang-mungkin-terjadi-jika-valentino-rossi-pensiun-dari-motogp-lebih-cepat-nomor-1-muridnya-bisa-juara-dunia-41lZeYOO8q.jpg Seandainya Valentino Rossi pensiun lebih cepat, nasib pembalap lain mungkin akan berubah. (Foto: MotoGP)

SEBANYAK 5 kejadian yang mungkin terjadi jika Valentino Rossi pensiun dari MotoGP lebih cepat akan dibahas dalam artikel ini. Beberapa skenario coba dipikirkan andai The Doctor -julukan Rossi- angkat dari dari MotoGP lebih cepat.

Valentino Rossi adalah salah satu legenda terbesar di MotoGP. Sebelum memutuskan pensiun pada 2021, ia setiap tahun, setidaknya sejak 2006 selalu diisukan pensiun.

Pada 2006, ia bahkan pernah diberitakan akan pindah ke balap Formula 1 (F1) bersama Ferrari. Akan tetapi, kenyataannya ia baru pensiun tahun lalu.

Mari berandai-andai jika Rossi pensiun lebih cepat dari 2021. Ada beberapa hal pasti yang terjadi dan itu memengaruhi pembalap lain.

Lantas, apa saja kejadian yang mungkin terjadi jika Valentino Rossi pensiun lebih cepat dari MotoGP? Berikut daftarnya:

5. 2012: Duet Casey Stoner dan Marc Marquez Bisa Tercipta

Casey Stoner

Pada 2012, Casey Stoner secara mengejutkan memutuskan pensiun. Lalu, apa hubungannya dengan Valentino Rossi? Ia dan Rossi menjalani persaingan hebat, sampai membuat pembalap asal Australia itu stres dan akhirnya pensiun.

Seandainya Rossi yang lebih dulu pensiun, bisa saja Stoner bertahan. Lalu, satu slot pembalap Yamaha akan kosong. Itu diisukan akan menjadi milik Dani Pedrosa. Maka, jika Pedrosa ke Yamaha, Casey Stoner akan berduet dengan Marc Marquez dan Honda tentu akan senang jika itu terjadi.

4. 2014: Pol Espargaro Bisa Jadi Pembalap Tim Pabrikan Yamaha

Pol Espargaro

Pada 2014, Pol Espargaro masih membalap untuk tim satelit Yamaha. Sementara itu, Valentino Rossi adalah pembalap utama tim pabrikan Yamaha.

Seandainya Rossi pensiun lebih cepat, Pol Espargaro akan "naik kelas" jadi pembalap tim pabrikan Yamaha. Mungkin, nasibnya akan berbeda dan bisa jadi juara dunia kalau Rossi pensiun lebih cepat.

3. 2016: Jorge Lorenzo Tidak Pindah ke Ducati

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Musim 2016 adalah tahun terakhir Jorge Lorenzo membalap untuk Yamaha. Seandainya Rossi pensiun lebih cepat, mungkin kepindahan Lorenzo ke Ducati tidak akan terjadi.

Ia akan terus membalap bersama Yamaha. Apalagi, diketahui keduanya tidak akur saat sama-sama membela tim pabrikan Yamaha Racing.

2. 2018: Johann Zarco Jadi Pembalap Tim Pabrikan Yamaha

Johann Zarco

Johann Zarco tampil gemilang bersama tim satelit Yamaha, Tech3, pada musim 2018. Ia menduduki peringkat keenam.

Andai saja Rossi pensiun pada akhir 2018, tentu ia akan mengisi slot pembalap tim pabrikan Yamaha. Akan tetapi, ia malah pindah ke Ducati karena tidak mendapatkan kesempatan bersama Yamaha.

1. 2020: Franco Morbidelli Bisa Juara Dunia

Franco Morbidelli

Andai saja Valentino Rossi pensiun lebih cepat atau tepatnya pada 2019, mungkin Morbidelli bisa membalap untuk tim pabrikan Yamaha pada awal 2020. Pada 2019, ia membela tim satelit Yamaha, yakni Petronas Yamaha SRT.

Performanya di tahun 2020 dengan tim satelit sangat impresif dan mendudukan posisi dua klasemen pembalap. Andai saja, ia sudah menggeber motor pabrikan Yamaha pada musim itu, ia bisa saja jadi juara dunia MotoGP.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini