PEMBALAP Ducati Lenovo, Jack Miller secara terang-terangan menyebut kualitas Desmosedici GP22. Baginya, Desmosedici GP22 hanya unggul di sektor kecepatan saja. Sebab demikian, Ducati Lenovo masih kalah bersaing dengan Yamaha dan Aprilia Racing di MotoGP 2022.
Seperti diketahui, Ducati tampil di ajang MotoGP 2022 dengan menurunkan tiga versi mesin, yaitu Desmosedici GP21, GP22 dan GP22 versi Hybrid. Meski memiliki tiga mesin yang berbeda, tetapi pabrikan asal Borgo Panigale masih kesulitan bersaing dengan Yamaha dan Aprilia.

Saat ini, Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) memimpin puncak klasemen dengan 172 poin. Sementara di urutan kedua ada Aleix Espargaro (Aprilia Racing), yang telah mengumpulkan 151 poin.
Sedangkan tiga pembalap Ducati mengekor di belakangnya. Di urutan ketiga ada Johann Zarco, pembalap Pramac Racing, yang merupakan tim satelit Ducati.
Kemudian, baru ada Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) di posisi keempat (keempat) dan Enea Bastianini di tempat kelima. Meski Francesco Bagania dan Jack Miller diberikan Desmosedici GP22 versi Hybrid, tetapi kedua pembalap pabrikan Ducati itu tampil mengecewakan di awal musim MotoGP 2022.
Sedangkan di awal musim, Enea Bastianini, pembalap satelit Ducati di Gresini Racing justru berhasil tampil apik dengan menggunakan GP21. Ia berhasil meraih kemenangan di Qatar dan podium kedua di Indonesia.