Share

Prediksi jika Pembekuan Ranking BWF Dihapuskan: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Posisi 2, Fajar Alfian/Rian Ardianto Ke-3

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 40 2623924 prediksi-jika-pembekuan-ranking-bwf-dihapuskan-marcus-gideon-kevin-sanjaya-posisi-2-fajar-alfian-rian-ardianto-ke-3-nsRs1hVaHC.jpg Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto naik ke posisi 3 jika ranking BWF dihapuskan. (Foto: Humas PP PBSI)

FEDERASI Bulutangkis Dunia (BWF) bakal melakukan pencairan ranking dunia. Ganda putra Indonesia pun diprediksi sangat dominan di ranking 20 besar dunia dengan adanya enam pasangan di sana, jika proses penghapusan poin tersebut telah dimulai.

Seperti diketahui, BWF mengumumkan mereka bakal memulai proses pencairan ranking dunia pada Agustus 2022. Masa transisi tersebut akan bergulir selama 52 minggu dan akan dipublikasikan dari 2 Agustus 2022 hingga 3 Januari 2023.

Marcus/Kevin

(Marcus Gideon/Kevin Sanjaya turun ke posisi dua jika pembekuan ranking BWF dihapuskan)

Setiap minggunya, sejak peringkat yang baru diterbitkan mulai 2 Agustus 2022, akan ada empat minggu poin peringkat dunia historis yang dihapus mulai dari Minggu ke-12 2019. Satu-satunya pengecualian adalah selama MInggu ke-1 2023 di mana tiga minggu turnamen historis akan dihapus untuk memperbarui peringkat.

Sebelumnya, akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia, peringkat dunia resmi dibekukan pada 17 Maret 2020 lalu. Sebab, banyak turnamen yang gagal digelar karena merebaknya virus asal Wuhan itu.

Peringkat dunia baru dibuka lagi mulai 2 Februari 2021 lalu usai ajang BWF World Tour Finals 2020 selesai digelar di Bangkok selama Minggu ke-4 2021. Menjelang pencairan ranking dunia bulan depan, akun Twitter @badmintoneropa, memberikan prediksi pergeseran tempat para jagoan bulutangkis dunia dalam peringkat dunia terbaru.

Namun, dengan catatan, prediksi peringkat terbaru ini hanya dihitung berdasarkan performa para pemain dalam 52 pekan terakhir atau rata-rata 10 turnamen, termasuk yang baru saja selesai digelar akhir pekan lalu, yakni Malaysia Open 2022.

Untuk sektor ganda putra, Indonesia diprediksi akan sangat dominan dibanding para pesaing lainnya seperti Malaysia, Jepang, Denmark dan China dalam ranking 20 besar dunia. Setidaknya ada enam pasangan Tim Merah-Putih yang bercokol di antara 20 duet teratas dunia.

Pertama adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang ada di ranking dua dunia dengan 86,547 poin. Sebenarnya hal itu sangat disayangkan karena mereka tergeser dari posisi satu dunia dari pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang telah mengumpulkan 101,405 poin.

Fajar/Rian

(Fajar/Rian tempati posisi 3 jika pembekuan ranking BWF dihapuskan)

Di tempat ketiga terdapat juara Swiss Open 2022 dan Indonesia Masters 2022, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan torehan 78,,755 poin. Lalu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang mengumpulkan 71,095 poin bakal menempati posisi enam.

Kemudian, Juara Asia 2022, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yakob Rambitan naik ke ranking 11 dunia dengan 61,197 poin. Lalu, Juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, berada di posisi 13 dengan 56,542 poin dan terakhir ada peraih emas SEA Games 2021, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang duduk di tempat ke-16 usai membukukan 43,397 poin.

Sementara itu, hanya terdapat empat wakil Malaysia di ranking 20 besar dunia. Mereka adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik (4), Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (8), Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (9) dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee (20).

Kemudian, hanya terdapat satu pasangan Denmark saja yang ada di posisi ranking lima dunia, yakni Kim Astrup/Anders Skarup Rasmussen. Begitu pula dengan China yang diwakili oleh juara Indonesia Open 2022, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, yang duduk di tempat ke-15.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini