Share

5 Cerita Atlet Mualaf yang Getarkan Hati, Nomor 1 Temukan Kedamaian Usai Masuk Islam

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 43 2556570 5-cerita-atlet-mualaf-yang-getarkan-hati-nomor-1-temukan-kedamaian-usai-masuk-islam-UL4stCo6qP.jpg Wayne Parnell bersama istri. (Foto: Instagram/parnygram)

BANYAK atlet yang hanya mau kehidupan pribadinya diketahui sedikit orang, tapi ada juga beberapa yang mengungkapkan masalah personal ke penggemar mereka. Termasuk masalah pribadi seperti halnya menyangkut keyakinan.

Beberapa atlet tak malu mengabarkan dirinya sudah pindah agama ke khalayak ramai. Sehingga tak heran ada banyak kisah atlet mualaf yang berani menceritakan kisahnya hingga bisa memeluk agama Islam. Penasaran siapa saja?

Berikut 5 Cerita Atlet Mualaf yang Getarkan Hati:

5. Kareem Abdul Jabbar

Kareem Abdul Jabbar

Karrem Abdul Jabbar telah membuat keputusan besar dalam hidupnya. Kareem Abdul Jabbar memutuskan menjadi seorang mualaf yang mulai memeluk agama Islam pada 1971.

Keputusan itu diambil sehari setelah dirinya meraih gelar juara NBA bersama Milwaukee Bucks. Keputusan itu dibarengi dengan perubahan namanya dari Ferdinand Lewis Alcindor menjadi Kareem Abdul Jabbar.

Kareem Abdul Jabbar sendiri mengatakan bahwa langkahnya dalam melakukan perubahan besar itu bukanlah sekadar pergantian merek. Ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan mengubah namanya sebagai bentuk transformasi hati hingga jiwa.

4. Muhammad Ali

Muhammad Ali

Legenda tinju dunia, Muhammad Ali memutuskan memeluk agama Islam saat namanya sedang naik daun. Setelah mengucap kalimat syahadat, ia mengganti namanya dari Cassius Clay menjadi Muhammad Ali.

Untuk akhirnya bisa mengambil keputusan memeluk agama Islam, Muhammad Ali harus menempuh perjalanan yang cukup panjang. Hal itu diawali dengan ketertarikannya bergabung ke komunitas Black Muslims di Amerika Serikat.

Soal perjalanannya hingga mantap menjadi seorang mualaf, Ali pun turut menceritakannya. Ia mengaku mulai tertarik dengan agama Islam setelah bergabung ke organinasi Islam.

3. Paul Pogba

Paul Pogba

Penggawa Manchester Uniyed, Paul Pogba lahir di keluarga muslim, namun ia baru menjadikan islam sebagai kepercayannya pda 2012. Sejak menjadikan islam sebagai agamanya, Pogba lantas merasa hidupnya berubah drastis. Ia merasakan kedamaian yang selama ini ia cari.

“Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme. Apa yang kami dengar di media itu berbeda. Islam adalah sesuatu yang indah,” imbuh Pogba, dikutip dari The Times.

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” tambahnya.

2. Wilhelm Ott

Wilhelm Ott bersama sang istri

Wilhelm Ott dikenal sebagai petarung seni bela diri campuran atau MMA. Ia yang merupakan kelahiran Austria itu sempat memberikan sebuah kejutan mengumumkan masuk Islam. Dalam prosesnya mejadi seorang mualaf, Wilhelm Ott memiliki cerita yang inspiratif.

Wilhelm memilih menjadi mualaf pada 16 April 2020 akibat pandemi covid-19. Setelah menjadi mualaf, Ott bahkan melaksanakan upacara pernikahan ulang dengan sang istri, Michelle Birringer. Mereka memperbarui janji pernikahannya yang sesuai dengan syariat Islam.

Upacara pernikahan itu pun dilangsungkan pada 31 Mei 2020, setelah berakhirnya bulan Ramadan. Mereka menggelar acara pernikahannya itu Kantor Pusat Federasi Islam Traiskirchen, sekira 20 kilometer (km) dari Ibu Kota Austria, Wina.

“Hari bahagia datang setelah hari bahagia sebelumnya. Setelah Ramadan, kami melakukan pernikahan di Federasi Islam Traiskirchen. Kebahagian ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” tulis Ott di akun Instagram pribadinya.

1. Wayne Parnell

Wayne Parnell

Wayne Parnell adalah aylet kriket asal Afrika Selatan. Ia diketahui memeluk agama Islam pada Januari 2011.

Wayne Parnell puh memutuskan menjadi mualaf usai mendalami agama Islam. Setelah menjadi mualaf, Parnell lantas mengganti namanya menjadi Waleed yang berarti anak laki-laki yang baru dilahirkan.

“Saya pikir itu adalah tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa setiap orang di lingkungan saya memahami tentang apa agama saya dan saya tentu berpikiran terbuka untuk memahami tentang apa budaya mereka. Sangat baik untuk berpikiran terbuka dan memperlakukan semua orang dengan hormat seperti yang diajarkan agama kami,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini