Share

Resmi Berpisah dengan Sang Pelatih, Novak Djokovic Ungkap Hal Ini

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 40 2555495 resmi-berpisah-dengan-sang-pelatih-novak-djokovic-ungkap-hal-ini-Nl681d42ul.jpg Novak Djokovic, petenis asal Serbia (Foto: Reuters)

BINTANG Tenis, Novak Djokovic, resmi berpisah dengan pelatihnya, Marian Vajda. Keduanya telah menjalin hubungan baik, selama 15 tahun terakhir.

Marian Vajda mulai melatih Djokovic pada 2006. Ketika itu petenis Serbia tersebut masih berusia remaja. Kemampuannya terus terasah oleh sang pelatih.

Novak Djokovic

Sampai Djokovic bertumbuh, hingga bisa meraih 20 gelar Grand Slam, berkat tangan dingin Vadja. Perpisahan ini merupakan yang kedua kali. Sebelumnya, Djokovic dan Vadja sempat berpisah sementara pada 2017, karena Vadja dalam tahap pemulihan cedera.

Satu tahun kemudian, keduanya kembali bekerja sama. Hanya saja, empat tahun kemudian, tepatnya pada 2022, Vadja resmi berpisah dengan Djokovic. Petenis 34 tahun itu mengumunkan perpisahan dengan pelatihnya, tak lama setelah ia kehilangan peringkat satu dunia, usai direbut Daniil Medvedev pekan ini.

“Marian telah berada di sisi saya selama momen paling penting dan berkesan dalam karir saya. Bersama-sama kami telah mencapai beberapa hal luar biasa dan saya sangat berterima kasih atas persahabatan dan dedikasinya selama 15 tahun terakhir,” kata Djokovic dilansir dari Daily Mail, Rabu (2/3/2022).

"Meskipun dia mungkin meninggalkan tim profesional, dia akan selalu menjadi keluarga dan saya tidak bisa cukup berterima kasih padanya untuk semua yang telah dia lakukan," terangnya.

Vajda mengaku bangga bisa meraih kesuksesan bersama dengan Djokovic. Pelatih 56 tahun itu tidak akan menganggur lama. Sebab, Vadja mengungkapkan telah menanti tantangan baru dalam kariernya.

MARIAN VADJA

Marian Vadja, mantan pelatih Novak Djokovic (Foto: Instagram/@vajdamarian)

"Selama waktu saya bersama Novak, saya beruntung melihatnya berubah menjadi pemain seperti sekarang ini," ujar Vajda.

“Saya akan melihat kembali waktu kita bersama dengan rasa bangga yang luar biasa dan saya sangat berterima kasih atas kesuksesan yang telah kita capai. Saya tetap menjadi pendukung terbesarnya di dalam dan di luar lapangan dan menantikan tantangan baru ke depannya,” cetusnya.

Saat ini, Novak Djokovic memang sedang dalam masa sulit sepanjang kariernya. Setelah hanya bermain di satu turnamen tahun ini, karena tak mau divaksin Covid-19, dia kehilangan posisi sebagai petenis ranking satu dunia.

Setelah dideportasi dari Australia, Djokovic tampil di Dubai pekan lalu. Namun, secara mengejutkan ia tumbang di perempatfinal dari Jiri Vesely.

Jika ia kunjung divaksin, maka bisa dipastikan dia akan absen di dua ajang besar ATP Tour di Indian Wells dan Miami. Kemudian, dia juga bakal kesulitan untuk mengikuti turnamen besar lainnnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini