Kerikil yang berterbangan itu semakin terasa ketika dia berada di belakang pembalap lain di beberapa tikungan. Satu yang tersulit adalah tikungan pertama hingga ketujuh. Menurutnya semua tikungan itu perlu dibenahi.
“Terutama, saya kira dari T1 sampai T7, ada banyak debu beterbangan di sana. Untuk balapan nanti, ini semua harus dibenahi, terutama di T1, karena ini benar-benar bencana. Memang treknya aman, masalahnya adalah debu dan kerikil di sirkuit ini,” ucapnya usai tes di hari ketiga.

Dia pun berharap kerikil-kerikil ini dapat segera sepenuhnya dibersihkan. Sebab kalau ini dibiarkan hingga balapan Maret 2022 mendatang tentu akan berbahaya bagi seluruh pembalap.
Quartararo dan kawan-kawan bakal mentas di sirkuit yang sama pada 20 Maret 2022. Sirkuit ini merupakan yang kedua dalam kalender MotoGP setelah sirkuit Losail di Qatar.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.