Share

Cabut dari Pelatnas PBSI, Hendry Saputra Beri Pesan Ini kepada Jonatan Christie dan Anthony Ginting

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 40 2533995 cabut-dari-pelatnas-pbsi-hendry-saputra-beri-pesan-ini-kepada-jonatan-christie-dan-anthony-ginting-QjWS1zy6TH.jpg Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI)

JAKARTA Hendry Saputra telah mengonfirmasi akan meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih tunggal putra di pelatnas PBSI Cipayung pada tahun ini. Cabut dari pelatnas, Hendry Saputra pun memberikan pesan kepada sejumlah pemain andalan Indonesia di sektor tunggal putra, seperti Jonatan Christie hingga Anthony Sinisuka Ginting.

Sebagaimana diketahui, jasa Hendry Saputra tidak bisa dilepas dengan prestasi kedua pemain ini. Sejak 2018, dia mengangkat nama Jojo -sapaan akrab Jonatan- dan Anthony dengan raihan prestasi yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Hendry Saputra

Misalnya saja, Anthony Ginting berhasil meraih banyak gelar bergengsi sejak ditanganinya. Di antaranya yang paling tertinggi adalah China Open 2018 dan meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Sementara bagi Jojo -sapaan Jonatan Christie, prestasi terbaik adalah meraih medali emas di Asian Games 2018 dan SEA Games 2017. Itu semua berkat tangan dingin pelatih berusia 40 tahun itu.

BACA JUGA: Jadwal Turnamen Padat pada 2022, Jonatan Christie dan Anthony Ginting Bakal Difokuskan ke All England

Namun, rentetan itu menurut Hendry sudah cukup di umurnya saat ini. Kontraknya yang habis akhir 2021 tidak diperpanjang karena alasan tersebut.

BACA JUGA: Akui Cabut dari Pelatnas Cipayung, Hendry Saputra: Tak Ada Masalah dengan PBSI

Selain itu, masalah kesehatan karena sempat terpapar Covid-19 juga menjadi alasannya memilih keputusan ini. Dia pun menyerahkan tongkat estafet kepelatihan kepada yang lebih muda dan sehat.

Sebelum melepas sepenuhnya Jojo dan Ginting, Hendry memberikan sejumlah pesan. Intinya, dia berpesan agar kedua pemain ini tetap konsisten dan berjuang keras untuk meraih peringkat satu di dunia.

“Kalo saya lihat pencapaian mereka main kita sama-sama bisa lihat, saya rasa cukup baguslah. Kalo untuk be number one memang harus perjuangan lagi, yang mesti diperhatikan memang konsistensi bermainnya,” ucap Hendry saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (18/1/2022).

“Untuk mencapai itu, saya rasa tinggal dua, menjaga kondisi badan otot supaya bisa lebih segar bugar fitlah istilahnya. Kedua fokus ke depan. Pencapaian sudah dicapai (hingga) peringkat lima (dan) delapan sampai top ten, bagaimana mereka dengan motivasi ambisinya be number one,” lanjutnya.

Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting

Hendry pun berkata kondisi prima itu sempat kedua pemain ini miliki saat tampil apik di Piala Thomas 2020. Kalau itu bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin peringkat satu dunia dalam genggaman.

“Dengan kondisi badan yang prima seperti Jonatan Ginting lakukan di Thomas Cup itu saya rasa memungkinkan sekali untuk masuk di satu (atau) dua dunia,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini