Share

Usai Tembus Babak Kedua Australia Open 2022, Rafael Nadal Kenang Masa-Masa Sulit 2 Tahun Terakhir

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 40 2533680 usai-tembus-babak-kedua-australia-open-2022-rafael-nadal-kenang-masa-masa-sulit-2-tahun-terakhir-WKRULC0g8C.jpg Rafael Nadal kala berlaga di Australia Open 2022. (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Petenis tunggal putra Spanyol, Rafael Nadal, mengenang masa-masa sulit yang dialaminya selama dua tahun terakhir. Hal ini disampaikan Nadal usai memenangani laga perdana Australia Open 2022.

Nadal memang sukses mengawali comeback-nya di ajang Grand Slam setelah menang di laga pembuka Australia Open 2022, Senin 17 Januari 2022. Nadal tampil beringas pada ronde pertama ajang yang digelar di Melbourne Park, Australia ini.

Rafael Nadal

Dia menang melawan petenis Amerika Serikat Marcos Giron dengan tiga set langsung 6-1, 6-4, dan 6-2. Ajang ini bisa dibilang sebagai yang terbesar bagi Nadal ikut berpartisipasi sejak lebih banyak absen dalam dua tahun terakhir. Sebagaimana diketahui, Nadal menderita cedera kaki berkepanjangan.

BACA JUGA: Australia Open 2022: Petenis Indonesia Christopher Rungkat Sudah Siap Tempur

Belum lagi, pada akhir 2021, Nadal sempat dinyatakan positif Covid-19. Hal ini membuatnya mengaku telah melalui tahun-tahun yang sangat menantang sepanjang karirnya.

BACA JUGA: Hasil Australia Open 2022: Rafael Nadal Mulus Lewati Tantangan Pertama

Nadal sempat mengawali comeback-nya di lapangan tenis pada awal tahun ini. Dia bahkan menjadi juara pada turnamen pra-Australia Open bernama Melbourne Summer Set 2022.

“Ya, bulan-bulan yang sangat menantang. Tidak hanya enam bulan terakhir, jelas sulit berada di luar kompetisi tetapi sejak penguncian pertama pada tahun 2020,” ucap Nadal seusai pertandingan, dikutip laman The Guardian, Selasa (18/1/2022).

“Semua orang tahu saya memiliki cedera penting di kaki saya sejak awal karier saya, tetapi saya mampu mengelolanya. Setelah dua bulan berada di rumah, ketika saya kembali, saya sangat terpacu bermain di akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021, tapi sejujurnya itu saat-saat yang sangat sulit, tentu saja dengan banyak keraguan,” lanjutnya.

“Tetapi di sinilah saya dan saya tidak bisa lebih bahagia, untuk kembali ke sini di Australia di stadion yang luar biasa ini, sungguh luar biasa bagi saya. Itu sangat berarti,” jelasnya.

Dengan ini, bisa saja menjadi awal mulus bagi Nadal mencetak sejarah sepanjang karirnya. Dia tentu berada di jalur juara untuk mendapatkan gelar Grand Slam ke-21 melampaui Roger Federer dan Novak Djokovic yang absen di ajang ini.

Nadal pun berhasil melaju ke babak kedua turnamen ini. Pada 19 Januari besok, laga itu akan dilakoni Nadal melawan salah satu pemenang antara Yannick Hanfmann melawan Thanasi Kokkinakis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini