Share

Meski Belum Fit 100 Persen, Repsol Honda Tak Perlu Cari Pengganti Marc Marquez

Rio Eristiawan, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 22:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 38 2525244 meski-belum-fit-100-persen-repsol-honda-tak-perlu-cari-pengganti-marc-marquez-4RP2gRO9nu.jpg Repsol Honda mesti sabar menunggu Marc Marquez pulih total (Foto: MotoGP)

SOUTHPORT - Legenda MotoGP, Casey Stoner, meminta Repsol Honda untuk bersabar menunggu Marc Marquez pulih total dari cedera. Sebab, Marquez masih pembalap terkuat di MotoGP.

Sebagaimana diketahui, Marquez harus menepi dari balapan akibat cedera saat berlatih motocross menjelang MotoGP Algarve 2021 silam. Akibat cedera tersebut, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- mengalami diplopia atau penglihatan ganda.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Sementara itu, Honda dikabarkan mencari pembalap pengganti Marquez. Fabio Quartararo, yang kontraknya tersisah satu musim dengan Monster Energy Yamaha, disebut sebagai calon pengganti Marquez.

Namun, Stoner menilai mencari pengganti Marquez bukanlah keputusan tepat. Pria asal Australia itu mengatakan cedera yang dialami Marquez adalah hal biasa bagi setiap pembalap.

“Cedera adalah bagian dari kompetisi, tetapi saya pikir mudah bagi saya dan Marc untuk mengesampingkan ide itu,” kata Stoner, dikutip dari Motosan, Kamis (30/12/2021).

BACA JUGA: Jelang MotoGP 2022, Ini Tantangan Terbesar bagi Marc Marquez

"Kita semua membuat kesalahan, kita semua bekerja terlalu keras dan kita jatuh. Itu hanya bagian dari balapan. Anda mencoba untuk mendapatkan hasil maksimal dari diri Anda dan motor. Anda harus belajar darinya dan tidak terus mengulangi kesalahan ini. Itu yang paling penting," ucapnya.

Lebih lanjut, Stoner mengatakan Marquez telah menjalani pemulihan dengan waktu cukup lama dan Honda seharusnya sabar menunggu pembalapnya untuk kembali pulih. Ia menjelaskan, bahwa seorang pembalap akan bekerja keras untuk mempertahankan posisinya.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

“Dia (Marc Marquez) telah menjalani pemulihan yang lama dengan banyak komplikasi, itu berpengaruh, tentu saja. Butuh waktu bagi Anda untuk kembali ke bentuk fisik dan mental, orang selalu meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk kembali bugar," tutur pria asal Australia itu.

“Tidak ada pengganti untuk mengendarai di MotoGP, tidak peduli seberapa keras Anda berlatih. Bahkan, dalam Superbike sekali pun, tidak mendekati apa yang dilakukan di MotoGP," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini