Share

Tak Disangka, Kevin Sanjaya Sempat Tegang saat Dipasangkan dengan Daniel Marthin di Final Piala Thomas 2020

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 40 2524060 tak-disangka-kevin-sanjaya-sempat-tegang-saat-dipasangkan-dengan-daniel-marthin-di-final-piala-thomas-2020-ve6Fe75BkK.jpg Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Instagram/Kevin_sanjaya)

JAKARTA – Pemain ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengaku tegang saat dipasangkan dengan Daniel Marthin pada partai final Piala Thomas 2020. Pasalnya, mereka belum pernah bermain di pertandingan kompetitif dan harus langsung tampil di partai puncak.

Seorang Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku sempat tegang ketika harus dipasangkan dengan juniornya, Daniel Marthin di final Piala Thomas 2020 pada Oktober 2021 yang lalu. Pasalnya ia merasa sedikit khawatir harus bermain di sebuah laga penting dengan pasangan yang sebelumnya tak pernah main bersama di laga kompetitif.

Sebagaimana diketahui, Kevin sebenarnya berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon. Namun, dia berduet dengan Daniel sebagai ganda kedua di babak final melawan China. Sebagai informasi, sebelumnya Daniel juga tampil sebagai pasangan dadakan dengan Mohamad Ahsan di laga terakhir fase grup kontra Taiwan.

Baca Juga: Kenangan Piala Thomas 2020, Daniel Marthin Ngaku Tak Bisa Tidur karena Mau Main Bareng Mohamamd Ahsan

Kevin Sanjaya Sukamuljo

Alasannya adalah karena Fajar Alfian/Muhammad Rian diturunkan sebagai ganda pertama. Alhasil, pasangan selanjutnya harus memiliki ranking di bawah mereka dan saat itu yang tersedia hanyalah Leo/Daniel.

Memainkan Leo/Daniel sebagai ganda kedua di partai penentuan, dinilai terlalu berisiko. Sebab, juara Kejuaraan Dunia 2019 itu belum memiliki jam terbang yang banyak di pentas senior.

Kemudian, Kevin yang sudah berada dalam kondisi bugar di partai final akhirnya dipasangkan dengan juniornya yang berumur 20 tahun itu sebagai ganda kedua. Kemungkinan karena Pelatih Ganda Putra Indonesia, Herry Iman Pierngady, ingin menambah kekuatan Tim Merah-Putih karena sebelumnya Daniel/Ahsan menelan kekalahan. Selain itu, di sisi lain Marcus diistirahatkan setelah dinilai kelelahan.

Menariknya, akhirnya Kevin/Daniel tidak bertanding di partai puncak karena Indonesia berhasil menyapu bersih tiga laga pertama lewat Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Rian/Fajar Alfian dan Jonatan Christie. Kevin mengaku merasa tegang karena sebelumnya sama sekali tidak pernah berduet dengan Daniel dan harus langsung tampil di partai penting.

“Sebenarnya itu jadi tantangan tersendiri bagi saya pribadi. Kalau bisa kasih yang terbaik pastinya senang, kata Kevin dikutip dari video yang diunggah PB Djarum di Youtube, Rabu (29/12/2021).

Daniel Marthin (PBSI)

“Tapi ada tegangnya juga karena kan belum pernah pertandingan terus langsung main final dan lawannya juga ga gampang juga pastinya. Itu juga ketegangan sendiri buat saya karena menang kalah kan itu penting banget ya,” tambahnya.

Kini Piala Thomas sudah kembali ke Indonesia. Diharapkan Tim Indonesia bisa mempertahankan gelar tersebut, yang mana akan diperjuangkan kembali di Piala Thomas 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini