“Kami sudah tak mengembangkan mobil sejak Silverstone. Sangat fenomenal bagaimana kami bisa berbenah dengan setail kecil. Saya pikir jarak antara dua mobil sangat ketat. Hal itu memberikan persaingan yang rapat,” ujarnya.

Balapan F1 musim ini pun hanya tersisa dua balapan lagi yang akan diselenggarakan di Arab Saudi dan Abu Dhabi. Hamilton diyakini bakal diuntungkan, karena Arab Saudi diperkirakan cocok dengan mesin Mercedes.
Jika skenario itu terjadi, bukan tidak mungkin Hamilton bakal menyamai poin milik Verstappen. Hal itu membuat persaingan di GP Abu Dhabi bakal sangat menentukan.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.