Soal Kontroversi di Laga Marcus/Kevin, Perusahaan Hawk-Eye Minta Maaf

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 21 November 2021 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 21 40 2505094 soal-kontroversi-di-laga-marcus-kevin-perusahaan-hawk-eye-minta-maaf-kbK5Sqc3sm.jpg Perusahaan Hawk-Eye minta maaf kepada Marcus/Kevin atas insiden di semifinal Indonesia Masters 2021 (Foto: MPI/Bagas Abdiel)

NUSA DUA - Perusahaan hawk-eye, Innovations meminta maaf kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia), dan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia) atas insiden di semifinal Indonesia Masters 2021. Permintaan maaf itu disampaikan melalui laman resmi BWF.

Sebagaimana diketahui, laga Marcus/Kevin vs wakil Malaysia berlangsung sengit dan diwarnai protes keras. Kontroversi pun terjadi di akhir gim pertama saat kedudukan 18-20 untuk wakil Malaysia.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: Badminton Photo)

Marcus/Kevin awalnya mendapat keuntungan ketika servis dari wakil Malaysia dinyatakan out oleh hakim garis. Akan teapi, ketika Ong/Teo meminta challenge, hawk-eye menyatakan shuttlecock telah menyentuh garis dengan amat tipis sehingga kemenangan pun menjadi milik mereka.

Hal ini menimbulkan protes dari Marcus/Kevin. Mereka tidak terima dengan hasil hawk eye dan sempat mempertanyakan keputusan tersebut kepada wasit utama. Akan tetapi, keputusan tidak berubah.

BACA JUGA: Akankah The Minions Berhasil Meraih Gelar Juara di Babak Final Indonesia Masters 2021? Saksikan Perjuangannya Secara LIVE di iNews

Menanggapi hal tersebut, BWF mengonfirmasi ada kesalahan dalam proses operasional ang dilakukan oleh Innovations. Pernyataan pun dikeluarkan oleh pihak Innovations yang mengakui kesalahan dan meminta maaf.

“Hawk-Eye mengakui bahwa keputusan yang diambil tidak tepat, dan mohon maaf atas hal ini, terutama kepada Gideon, Sukamuljo, Ong dan Teo, serta BWF, atas hasil tersebut yang berdampak kesalahan pada pertandingan," bunyi pernyataan Hawk Eye Innovations dari laman resmi BWF, Minggu (21/11/2021).

"Kepercayaan pada proses ini sangat penting, dan sesuatu yang kami perlakukan dengan sangat serius untuk semua teknologi Hawk-Eye. Kami bangga dengan hubungan jangka panjang kami dengan BWF dan sepenuhnya memahami pentingnya kepercayaan dan integritas dalam teknologi yang digunakan," tambah pernyataan tersebut.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: Humas PP PBSI)

"Meskipun insiden seperti ini sangat jarang terjadi, kami menangani setiap masalah dengan sangat serius dan akan melakukan peninjauan penuh untuk memastikan bahwa ini tidak dapat terjadi lagi," lanjutnya.

Meski begitu, Marcus/Kevin sukses memenangkan laga dengan skor 18-21, 21-17, dan 21-11. Mereka melaju ke final dan akan menantang Takuro Hoki/Yugo Kobayasahi asal Jepang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini