Share

Gara-Gara Cedera, Li Junhui Putuskan Pensiun dari Bulu Tangkis

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 40 2500951 gara-gara-cedera-li-junhui-putuskan-pensiun-dari-bulu-tangkis-4YHhWtkAGx.jpg Li Junhui/Liu Yuchen. (Foto: Instagram/liuyuchen88888)

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia bulu tangkis China, di mana pemain ganda putra terbaik Negara tersebut, Li Junhui memutuskan untuk pensiun. Keputusan itu diambil karena Li Junhui mengalami cedera meniscus akut pada bagian sendi lutut kanannya yang ternyata semakin memburuk.

Tentunya kabar tersebut menggemparkan dunia bulu tangkis. Bagaimana tidak? setelah Li Junhui bersama koleganya Liu Yuchen, menyabet medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 lalu, dirinya pun menghilang. Hingga saat ini, Li Junhui mengeluarkan pernyataan kalau dirinya memutuskan untuk pensiun.

Ganda putra peringkat enam dunia itu pun juga absen pada rangkaian tur Eropa seperti Piala Sudirman, Piala Thomas, hingga Hylo Open 2021. Dengan berat hati, Li Junhui menyampaikan pesan pensiunnya.

Baca Juga: Chen Long dan Li Junhui/Liu Yuchen Absen di Piala Thomas 2022, Indonesia Juara Lagi?

Li Junhui/Liu Yuchen

Pebulutangkis berusia 26 tahun itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh orang yang telah mendukung sekaligus menyampaikan permintaan maafnya. Dalam pernyataan tersebut, Li Junhui mengaku bahwa cedera yang dia alami semakin memburuk. Maka dari itu dia memilih untuk menggantung raketnya.

“Terima kasih kepada pelatih yang memimpin dan mendidik saya. Terima kasih kepada pasangan saya Liu Yuchen, sahabat dan saudara saya seumur hidup. Saya juga ingin berterima kasih kepada penggemar saya, andalah yang mencintai saya tanpa syarat dan mendukung saya,” tulis Li Junhui, dikutip dari @badmintontalk, Jumat (12/11/2021)

“Pada 2017, saya berada di Liga Super di mana saya mengalami cedera meniskus akut pada sendi lutut kanan. Itu hampir grade 3, dikombinasikan dengan memar tulang femur distal dan tibia proksimal. Selama 18 tahun karir olahraga, saya juga memiliki kelainan dan dislokasi sendi facet tulang belakang dada; sinovitis sendi metatarsophalangeal pertama kanan dan banyak lagi. Meskipun membaik setelah perawatan, itu tidak pulih. Saya tidak bisa mencapai pemulihan penuh,” ungkapnya.

Li Junhui pun berharap tim bulutangkis China dapat menjadi lebih baik kedepannya dan terus berjaya. Dia juga mengharapkan para atlet muda untuk dapat bekerja lebih keras demi mencapai prestasi yang gemilang.

“Di sini, saya berharap para atlet bulu tangkis nasional dapat berdiri di podium tertinggi di dunia bulu tangkis, dengan bangga menyanyikan lagu kebangsaan kita, dan memandang ke bendera merah bintang lima tanah air,” imbuhnya.

Li Junhui/Liu Yuchen

“Saya berharap para pemain muda menjadi lebih kuat dan bekerja keras, sehingga kita dapat menciptakan kecemerlangan yang dimiliki generasi muda mereka, dan menciptakan kesuksesan,” lanjutnya.

“Saya berharap tim China, menjadi lebih baik dan lebih baik,” sambung Li Junhui.

Tentunya kabar Li Junhui yang pensiun membuat kehilangan besar untuk bulu tangkis China, terutama di sektor ganda putra. Sebab seperti yang diketahui Li/Liu adalah ganda terbaik saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini