Hal ini kemudian membuat Quartararo merasa khawatir pada musim depan. Apalagi di MotoGP 2022, ia akan menyandang status sebagai juara bertahan yang cukup memberatkan.
"Mesin. Dalam tes Jerez , Barcelona dan Misano kami mengembangkan sasis tetapi mesin tidak dapat direvolusi. Kesenjangan dari Ducati sangat besar, kami harus bekerja keras, ke depan situasinya mulai mengkhawatirkan," tambahnya.

Sementara itu, Francesco Bagnaia (Ducati) menjadi yang terdepan di GP Algarve. Pecco -sapaan akrab Bagnaia- berhasil mengungguli Joan Mir (Suzuki) dan Jack Miller (Ducati), yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Hasil itu membuat tim pabrikan Ducati menjadi juara konstruksi di MotoGP 2021. Sementara, Yamaha menjadi runner up di MotoGP 202
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.