Marcus/Kevin Gagal Juara French Open 2021, Begini Respons Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Selasa 02 November 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 40 2495720 marcus-kevin-gagal-juara-french-open-2021-begini-respons-manajer-tim-bulu-tangkis-indonesia-qGHZUs9Rt3.jpg Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya beraksi di Asian Games 2018. (Foto/Reuters)

SAARBRUCKEN Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal meraih juara di French Open 2021. Menanggapi hasil kurang memuaskan tersebut, manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia, Irwansyah, tetap mengaku senang atas pencapaian pasangan ganda putra peringkat nomor 1 dunia tersebut.

The Minions –julukan Marcus/Kevin- menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil melaju ke babak final pada French Open 2021. Namun sayang, mereka gagal meraih gelar juara karena kalah dari wakil Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol dalam dua gim langsung 17-21 dan 20-22.

Foto/PBSI

Merespons hal tersebut, Irwansyah tetap memberikan sanjungannya kepada Marcus/Kevin. Dia mengatakan kalau semangat juangnya patut diacungi jempol. Karena menurutnya, The Minions bisa sampai ke partai final karena memiliki kemauan yang keras.

Baca juga: Hasil Hylo Open 2021: Bagas/Fikri Singkirkan Wakil Prancis

“Marcus/Kevin bisa melaju ke final pun itu menurut saya karena mereka masih memiliki kemauan keras masing-masing pemain. Mereka punya semangat besar untuk terus mencoba bermain maksimal dan ngotot, meskipun tenaganya sebenarnya sudah habis dan kurang mendukung,” ungkap Irwansyah, dilansir dari rilis resmi PBSI, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Hasil Hylo Open 2021: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Lolos Babak 16 Besar Usai Kalahkan Wakil Inggris

Di sisi lain, dia juga mengakui bahwa hasil yang telah diraih The Minons sudah sangat bagus. Mengingat, kondisi fisik mereka juga telah terkuras pada laga semifinal melawan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto.

Kemudian mereka juga sudah tampil habis-habisan pada Piala Thomas. Alhasil, berimbas kepada kondisi fisik yang menurun.

Foto/Reuters

“Untuk Marcus/Kevin, menurut saya bisa ke final itu sudah sangat bagus. Apalagi mereka sebelumnya harus bertarung sengit di semifinal lawan rekannya sendiri, Fajar/Rian. Tenaga dan fisik mereka terkuras habis di semifinal. Dampaknya, di final kekuatan, kecepatan dan kebugaran tubuh mereka berkurang banyak,” ucapnya.

“Apalagi, sebelumnya kita semua tahu para pemain juga sudah tampil habis-habisan dan mengerahkan segenap konsentrasi dan kemampuan dengan membawa Indonesia memboyong Piala Thomas,” tutup Irwansyah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini