Share

Sedang Nganggur, Andrea Iannone Curhat Dua Penyesalan Terbesarnya di MotoGP

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 02 November 2021 00:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 38 2495198 sedang-nganggur-andrea-iannone-curhat-dua-penyesalan-terbesarnya-di-motogp-Q3BtQIU32G.jpg Andrea Iannone. (Foto: MotoGP)

VASTO โ€“ Pembalap asal Italia, Andrea Iannone saat ini sedang menganggur karena dihukum tak boleh balapan karena kasus doping. Dalam masa kelamnya itu, Iannone pun curhat terkait dua penyesalan terbesarnya di MotoGP.

Penyesalannya yang pertama adalah pergi dari Ducati pada 2016 lalu. Dia memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan bergabung dengan Suzuki Ecstar karena ditawarkan gaji yang lebih tinggi.

Padahal, Ducati adalah tempat dimana Iannone memulai kariernya di kelas utama. Selama dua tahun sejak 2013 hingga 2015 dia berseragam tim satelit yakni Pramac Ducati sebelum akhirnya dipromosikan ke tim pabrikan untuk menggantikan posisi Carl Crutclow pada tahun 2015.

Baca Juga:ย Tak Boleh Balapan di MotoGP, Andrea Iannone Pilih Tampil di Acara Dansa

Andrea Iannone saat di Ducati

Keputusannya untuk pindah ke Suzuki ternyata disesali Iannone. Sebab, dia merasa menderita sejak bergabung dengan tim pabrikan asal Jepang itu.

Kemudian, penyesalan yang kedua untuk Iannone adalah saat dia terkena kasus doping pada akhir 2019 lalu. Dia terbukti mengonsumsi zat yang membuat adrenalinnya bangkit pada balapan di Sepang pada tahun tersebut.

Alhasil, pria yang kini berusia 32 tahun itu dilarang untuk tampil di ajang balapan motor apapun hingga tahun 2023. Untuk itu, dia sangat menyesal karena tidak bisa berlaga lagi di dunia yang telah membesarkan namanya.

โ€œDucati tetap bersama saya. Air mata pertama di hati yang saya derita adalah ketika saya pergi (dari Ducati), yang kedua dengan diskualifikasi (karena doping). Ini adalah dua hal yang paling menyakiti saya dalam hidup,โ€ kata Iannone dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin (1/11/2021).

Andrea Iannone

Ketika hukumannya selesai pada Desember 2023 nanti, Iannone sudah berusia 34 tahun. Nampaknya dia akan kesulitan untuk menemukan tim baru di MotoGP nanti karena tidak mudah bagi seorang pembalap untuk bisa mengembalikan performa terbaiknya setelah absen empat tahun dari sirkuit.

Menarik tentunya menantikan pilihan apa yang akan diambil Iannone pada 2023 mendatang. Tentunya Iannone tak mau jauh-jauh dari MotoGP yang sudah membesarkan namanya tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini