Tak Harus Menang, Begini Hitung-hitungan Fabio Quartararo Jadi Juara MotoGP 2021 di MotoGP Emilia Romagna Nanti Malam

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 24 Oktober 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 38 2490832 tak-harus-menang-begini-hitung-hitungan-fabio-quartararo-jadi-juara-motogp-2021-di-motogp-emilia-romagna-nanti-malam-7K1st214HO.jpg Fabio Quartararo saat tampil di MotoGP. (Foto: MotoGP)

NAMA Fabio Quartararo bakal dapat sorotan lebih dalam balapan MotoGP Emilia Romagna 2021 yang berlangsung nanti malam. Sebab, Quartararo berpeluang menyegel gelar juara dalam balapan itu. Bagaimana hitung-hitungannya? Mari menilik lebih jelas dalam artikel ini.

Sebagaimana diketahui, ajang MotoGP 2021 kini hanya tinggal menyisakan tiga seri lagi. El Diablo -julukan Quartararo- pun kini tengah memuncaki klasemen sementara dengan selisih 52 poin dari Francesco Bagnaia yang mengekor di tempat kedua.

Fabio Quartararo

Dengan kondisi ini, Quartararo akan semakin dekat untuk menjadi juara. Dia bahkan bisa memastikannya dalam balapan MotoGP Emilia Romagna 2021 yang dielar di Sirkuit Misano, Italia, pada Minggu (24/10/2021) pukul 19.00 WIB.

Ada setidaknya delapan skenario yang bisa ditempuh Quartararo untuk menjadi juara. Dia bahkan tidak harus meraih kemenangan untuk bisa menjadi juara. Bagaimana hitung-hitungannya?

BACA JUGA: Akhiri Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna 2021 di Posisi Ke-15, Fabio Quartararo Ukir Rekor Buruk

Skenario pertama, Quartararo akan otomatis menjadi juara jika keluar sebagai pemenang dalam balapan MotoGP Emilia Romagna 2021. Sebab dengan begitu, dia akan finis di depan Bagnaia yang menjadi pesaing satu-satunya yang tersisa untuk memperebutkan gelar juara musim ini.

Fabio Quartararo

BACA JUGA: Jadwal MotoGP Hari Ini: Francesco Bagnaia Gagalkan Fabio Quartararo Juara Dunia MotoGP 2021 di MotoGP Emilia Romagna?

Skenario kedua, Quartararo tak harus menang. Dia bisa hanya finis di urutan kedua untuk akhirnya menyegel gelar juara MotoGP 2021, namun Bagnaia tidak boleh menang.

Skenario ketiga, Quartararo bisa finis ketiga dan menyegel gelar juara, jika Bagnaia tidak finis pertama atau kedua. Kembali, Quartararo harus memastikan bahwa Bagnaia tak finis di depannya.

Skenario keempat, pembalap asal Prancis itu bisa menyegel gelar juara MotoGP musim ini jika finis di posisi keempat atau kelima, namun Pecco –sapaan Bagnaia- tidak boleh finis pertama, kedua, atau ketiga. Sebab, jika hal itu terjadi, koleksi poin milik Quartararo belum cukup untuk mengamankan gelar juara.

Skenario kelima, Quartararo harus minimal finis keenam atau ketujuh jika Bagnaia tidak finis di empat besar. Jika hal ini terjadi, pembalap tim Monster Energy Yamaha itu akan langsung menjadi juara.

Fabio Quartararo

Skenario keenam, Quartararo minimal menyelesaikan balapan di posisi 8, 9, 10, 11, dan 12, jika Pecco tidak finis di posisi 5, 6, 7, 8 dan 9 besar. Hal ini akan membawa Quartararo berpesta juara di Sirkuit Misano.

Skenario ketujuh, Quartararo minimal finis di posisi 13 hingga 15, jika Bagnaia tidak finis di 10 besar atau 11-12 besar. Skenario kedelapan alias terakhir, Quartararo bisa tetap menjuarai MotoGP musim ini, sekalipun gagal mencetak satu poin pun. Namun dengan catatan, Bagnaia tidak boleh finis di 13 besar.

Lantas, skenario mana yang akan ditempuh Quartararo untuk menyegel gelar juara nanti malam? Quartararo sendiri diketahui akan memulai balapan dari posisi ke-15, sementara Bagnaia bakal tampil dari pole position.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini