Skenario keempat, pembalap asal Prancis itu bisa menyegel gelar juara MotoGP musim ini jika finis di posisi keempat atau kelima, namun Pecco –sapaan Bagnaia- tidak boleh finis pertama, kedua, atau ketiga. Sebab, jika hal itu terjadi, koleksi poin milik Quartararo belum cukup untuk mengamankan gelar juara.
Skenario kelima, Quartararo harus minimal finis keenam atau ketujuh jika Bagnaia tidak finis di empat besar. Jika hal ini terjadi, pembalap tim Monster Energy Yamaha itu akan langsung menjadi juara.

Skenario keenam, Quartararo minimal menyelesaikan balapan di posisi 8, 9, 10, 11, dan 12, jika Pecco tidak finis di posisi 5, 6, 7, 8 dan 9 besar. Hal ini akan membawa Quartararo berpesta juara di Sirkuit Misano.
Skenario ketujuh, Quartararo minimal finis di posisi 13 hingga 15, jika Bagnaia tidak finis di 10 besar atau 11-12 besar. Skenario kedelapan alias terakhir, Quartararo bisa tetap menjuarai MotoGP musim ini, sekalipun gagal mencetak satu poin pun. Namun dengan catatan, Bagnaia tidak boleh finis di 13 besar.
Lantas, skenario mana yang akan ditempuh Quartararo untuk menyegel gelar juara nanti malam? Quartararo sendiri diketahui akan memulai balapan dari posisi ke-15, sementara Bagnaia bakal tampil dari pole position.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.