Andrea Dovizioso Tidak Nyaman tapi Senang dengan Motor Yamaha

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 38 2475450 andrea-dovizioso-tidak-nyaman-tapi-senang-dengan-motor-yamaha-f8CODE8Vbb.jpg Andrea Dovizioso saat uji coba motor di Sirkuit Misano. (Foto/MotoGP)

MISANO Andrea Dovizioso merasa tidak nyaman dengan motor pabrikan Yamaha saat melakukan uji coba di sirkuit Misano. Namun, pada saat yang sama dia juga merasa senang karena adaptasinya semakin baik.

Sebagaimana diketahui, pembalap yang akrab disapa Dovi itu baru bergabung dengan Petronas Yamaha SRT. Dia kembali ke dunia MotoGP setelah memutuskan pensiun pada akhir musim lalu.

Foto/MotoGP

Pada balapan pertamanya bersama tim satelit Yamaha di San Marino 2021 pada akhir pekan lalu, dia masih belum ‘nyetel’. Dovi finis di urutan paling belakang dengan selisih sekitar 42 detik dari Francesco Bagnaia yang keluar sebagai pemenang.

Baca juga: Quartararo Berharap Dovizioso Bisa Jadikan Motor Yamaha Secepat Ducati

Akan tetapi, saat melakukan uji coba hari pertama di Misano pada Selasa (21/9/2021), Dovi merasa senang meskipun dia masih belum nyaman dengan motornya. Menurutnya, feeling balapnya telah meningkat sehingga dia bisa tampil lebih agresif dan motornya bisa kendarai dengan lebih baik.

Baca juga: Jajal Motor Baru Honda untuk MotoGP 2022, Ini Ulasan Marc Marquez

"Saya masih tidak merasa benar-benar nyaman, tapi senang merasa lebih baik dari hari ke hari. Benar juga bahwa kondisi trek lebih baik daripada di Grand Prix, jadi lebih mudah untuk meningkatkan performa di lap,” kata Dovizioso dilansir dari Tuttomotori, Rabu (22/5/2021).

“Itu adalah balapan klasik setelah balapan (Grand Prix), di mana trek dalam kondisi lebih baik dan semua orang cepat. Sensasi (balap) saya telah meningkat pesat, saya bisa lebih agresif dan motor terasa lebih baik,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Dovi saat ini merasa lebih percaya diri. Namun, dia masih harus mengubah gaya balapannya untuk bisa mengatasi masalah pada ban Michelin yang sudah dia alami sejak balapan bersama Ducati.

Foto/MotoGP

“Sekarang saya sangat percaya diri saat masuk (di tikungan) dan di tengah tikungan saya meningkatkan pengereman dan sudah terbiasa dengan ban Michelin. Menyesuaikan gaya saya dengan Yamaha adalah satu hal, tetapi ban selalu penting,” jelas pembalap kelahiran Forlimpopoli itu.

“Bahkan dengan motor yang sama sekali berbeda, saya memiliki perasaan yang sama. Inilah mengapa saya harus mengubah cara mengemudi saya, (seperti) penggunaan rem belakang, ada sesuatu yang perlu diubah untuk memanfaatkan potensi ban. Saya masih tidak merasa nyaman sama sekali, tetapi senang merasa lebih baik dari hari ke hari,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini