Share

Fabio Quartararo Ngaku Hampir Kecelakaan saat Kejar Francesco Bagnaia di MotoGP San Marino 2021

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 20 September 2021 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 38 2473912 fabio-quartararo-ngaku-hampir-kecelakaan-saat-kejar-francesco-bagnaia-di-motogp-san-marino-2021-7M7st6lCxf.jpg Francesco Bagnaia bersaing dengan Fabio Quartararo do MotoGP San Marino 2021. (Foto/MotoGP)

MISANO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo merasa senang karena bisa finis sebagai runner-up di balapan MotoGP San Marino 2021 pada Minggu 19 September 2021. Menurutnya finis di posisi kedua adalah hasil yang sangat baik mengingat ia hampir saja tak bisa menyelesaikan balapan.

Quartararo beranggapan hampir tak bisa menyentuh garis finis karena mengira akan terpeleset saat melintasi Sirkuit Misano, Italia tersebut. Bahkan tak hanya satu atau dua kali, tapi ada empat momen Quartararo merasa hampir saja kecelakaan.

Foto/MotoGP

Untungnya Quartararo dapat tenang dan melalui momen berbahaya itu dengan sangat baik. Pada saat itu yang dalam pikiran Quartararo adalah tetap membawa pulang banyak poin ketimbang memaksa berada di paling depan tapi memiliki risiko besar kecelakaan.

Baca juga: Performa Francesco Bagnaia Makin Baik, Valentino Rossi Bisa Pensiun dengan Tenang

Quartararo merasa omongan mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo yang mengatakan menjaga keunggulan poin di klasemen pembalap adalah hal yang tersulit ternyata benar adanya. Karena itulah Quartararo mencoba menghindari risiko yang bisa membuat kehilangan banyak poin.

Baca juga: Gagal Menang di MotoGP San Marino 2021, Fabio Quartararo Tak Masalah

Quartararo sangat berhati-hati saat mentas di Sirkuit Misano dan tak terlalu memaksakan diri. Terutama saat berduel dengan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2021.

“Ya, saya setuju dengannya (perkataan Lorenzo soal sulitnya menjaga keunggulan poin sangat sulit). Saya memiliki tiga atau empat momen hari ini di mana saya hampir jatuh. Lalu ketika melewati Jack Miller (Ducati Lenovo), saya pergi jauh juga, tapi saya benar-benar kehilangan kendali atas roda depan saya,” cerita Quartararo, mengutip dari Speedweek, Senin (20/9/2021).

“Pecco (julukan Bagnaia) mengambil keuntungan dari ini dan sangat meningkatkan keunggulannya (memperlebar jarak). Tetapi ketika saya ingin mengikuti Pecco di Tikungan 2, 3 dan 13, saya benar-benar sudah mencapai batas,” lanjutnya.

Jadi, demi menghindari terlibat kecelakaan dan kehilangan banyak poin, Quartararo lantas tak terlalu memaksakan diri mencoba menyalip Bagnaia yang berada di depannya. Baginya finis sebagaia runner-up dan membawa pulang 20 poin jauh lebih baik ketimbang melihat dirinya terjatuh di gravel.

Foto/MotoGP

Kini berkat 20 poin dari balapan MotoGP San Marino 2021, Quartararo masih kukuh di puncak klasemen sementara dengan total 234 poin. Bagnaia unggul 48 poin dari posisi kedua yang dihuni oleh Bagnaia.

Dengan MotoGP 2021 tinggal menyisakan empat seri balapan lagi, maka Quartararo harus menjaga keunggulan poinnya dengan sangat baik jika tak mau ditikung Bagnaia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini