Atlet Biliar Indonesia Feri Satriyadi Kalah 3-8 dari Mario He di Pertandingan Pertama Kejuaraan Dunia di Las Vegas

MNC Media, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 43 2467901 atlet-biliar-indonesia-feri-satriyadi-kalah-3-8-dari-mario-he-di-pertandingan-pertama-kejuaraan-dunia-di-las-vegas-Ej0QiimWhz.jpeg Feri Satriyadi kalah dari Mario He (Foto: MNC Media)

“Memang terlihat beda antara orang yang baru pertama kali turun di event tersebut dengan yang sudah biasa. Kekurangtenangan Feri membuat permainannya kurang optimal, terbukti dengan beberapa kali gagal memasukkan bola yang relatif mudah untuk ukuran seorang pemain sekelas Feri. Leading 1-0 dan semestinya menjadi 2-0, namun Feri gagal di bola 4 dengan posisi yang relatif mudah. Kekurangtenangan Feri akhirnya berlanjut di beberapa kesempatan dengan kesalahan yang sama, yaitu gagal memasukan bola yang relatif tidak sulit. Memang kualitas break Mario masih lebih bagus, lebih cepat mempelajari karakter meja dan program bolanya memang lebih simple. Namun yang nampak sekali terlihat, Mario memang memainkan gamenya lebih tenang” ujar Coach Dino.

Pada pertandingan kedua Selasa malam (7/9/2021) waktu Indonesia, Feri Satriyadi akan berhadapan dengan Joshua Filler asal German. Joshua Filler adalah World Champion untuk 9 Ball pada 2018.

Ilustrasi biliar (Foto: Istimewa)

Coach Dino menambahkan, ada beberapa pelajaran penting yang dapat dipetik dari pertandingan pertama Feri kemarin, di antaranya perbaikan fasilitas latihan dan harus semakin sering dan semakin banyak atlet yang dikirim ke turnamen tingkat dunia.

“Dengan mengirimkan atlet kita ke tournament selevel dunia agar atlet-atlet Indonesia tidak merasa canggung dan bisa lebih lepas dalam bermain karena sudah terbiasa berhadapan dengan para pemain dunia. Kemudian fasilitas latihan dalam hal ini meja dan bola yang sama seperti yang dipakai tournament internasional. Hal penting juga adalah akan lebih baik apabila kedatangan ke sebuah event agak lebih awal agar menghindari dari kondisi jetlag dan bisa lebih punya waktu untuk beradaptasi terhadap lingkungan” kata Coach Dino.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini