Selain ketiga nama di atas, ada satu lagi pebulutangkis yang pensiun karena cedera lutut. Dia adalah Wang Xin, pebulu tangkis asal China yang memutuskan pensiun pada usia 28 tahun.
Sekadar informasi, Cedera lutut atau Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah urat di dalam sendi yang menjaga kestabilan sendi lutut. Cedera ACL sering terjadi pada olah raga high-impact, seperti sepakbola, futsal, tenis, bulu tangkis, bola basket dan olah raga bela diri. Biasanya, ACL bisa cedera pada keadaan sedang lari kemudian mendadak berhenti dan berputar arah, sehingga menyebabkan lutut terpuntir.

Namun, berbeda dengan nama-nama di atas yang memutuskan pensiun dini karena cedera, Susi Susanti memutuskan pensiun karena kabar bahagia. Legenda bulutangkis Indonesia itu gantung raket di usia 27 tahun setelah dinyatakan hamil.
Padahal, saat itu dia sedang dalam masa jayanya. Susi bisa dibilang pernah merasakan segala gelar juara turnamen bulu tangkis, seperti PON, SEA Games, Asian Games, Piala Uber, Piala Sudirman, All England, Olimpiade, dan turnamen bergengsi lainnya.
(Rachmat Fahzry)