LAS VEGAS – Pelatih Malik Scott memastikan bahwa Deontay Wilder bakal memenangkan pertarungan trilogi melawan Tyson Fury pada 9 Oktober 2021. Ia berkata sepeti itu karena melihat Wilder yang saat ini sangat berbeda, versi terbaik dari The Bronze Bomber akan dihadapi oleh Fury.
Dengan melihat Wilder bakal mengeluarkan versi terbaiknya saat menghadapi Fury, Scott pun memprediksi petinju asal Amerika Serikat itu akan menang dengan lima ronde saja dan tak lebih.
Scott sendiri pelatih yang sengaja dipilih Wilder untuk menghadapi Fury di pertemuan ketiga mereka. Wilder merasa Scott mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar bisa menghajar Fury di atas ring.
Baca Juga: Jika Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua Terealisasi, Khabib Nurmagomedov Jagokan The Gypsy King!

Wilder memang memiliki tujuan untuk bisa meraih kemenangan atas Fury karena di dua pertemuan sebelumnay ia hanya meraih hasil imbang dan takluk di duel kedua. Jadi, niatan Wilder adalah merebut kemenangan di duel ketiganya melawan Fury.
“Deontay ini mampu melumpuhkan Deontay versi dulunya dalam dua ronde. Dia yang sekarang 10 kali lebih fokus, berlatih 100 kali lebih keras. Ini adalah kamp kekerasan. Mentalitasnya dilatih sangat kejam,” kata Scott, dikutip dri Boxing Insider, Sabtu (28/8/2021).
“Ini akan menjadi versi terbaik dari Deontay Wilder yang pernah Anda lihat. Mereka meremehkan IQ-nya. Dia bukan pria besar dan bodoh yang hanya memukul dengan tangan kanan,” sambungnya.
“Beberapa orang melihat Wilder sebagai, yah, liar di atas ring, setidaknya dalam hal melempar pukulannyua yang kuat. Tapi sebenarnya dda metode dalam hal kegilaannya itu. Deontay akan mengalahkan Fury tak lebih dari lima ronde,” tambahnya
Duel antara Wilder vs Fury sebelumnya sempat diundur karena Gypsy King terpapar virus corona. Tepatnya duel trilogi itu direncanakan berlangsung pada 24 Juli 2021.

Karena kasus Fury yang terkena Covid-19, pertarungan yang memperebutkan titel kelas berat WBC tersebut pada akhirnya dipastikan bergulir pada 9 Oktober 2021. Kini kedua petinju sudah melakukan persiapan untuk saling berhadapi di atas ring.
(Rachmat Fahzry)