Bang Soo-hyun Mantan Rival Susy Susanti yang Raih Medali Emas Olimpiade Atlanta 1996, Begini Kondisinya Sekarang

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 40 2462497 bang-soo-hyun-mantan-rival-susy-susanti-yang-raih-medali-emas-olimpiade-atlanta-1996-begini-kondisinya-sekarang-3G1VeQp9Fy.jpg Bang Soo-hyun (tengah), mengalahkan Susy Susanti (kanan) dan Mia Audina (kiri) di Olimpiade Atlanta 1996. (Foto: Twitter/@bulutangkisINA)

SUSY Susanti memiliki sejumlah rival di dunia bulu tangkis pada era 1990-an, salah satunya pebulu tangkis asal Korea Selatan, Bang Soo-hyun. Namun, total dari 25 pertemuan, Susy Susanti dominan dengan catatan 19 menang dan 6 kalah.

Namun, kenapa Bang Soo-hyun disebut rival Susy Susanti meski catatannya timpang? Begini ceritanya.

Susy Susanti

(Susy Susanti saat mengalahkan Bang Soo-hyun di final Olimpiade Barcelona 1992)

Wanita yang lahir di Seoul, 13 September 1972 itu tercatat menjuarai berbagai turnamen bulu tangkis Internasional. Di antaranya, Bang Soo-hyun membawa Negeri Gingseng menjuarai Piala Sudirman dua kali yaitu pada 1991 di Denmark dan 1993 di Inggris.

Kemudian, Bang Soo-hyun juga merebut emas Asian Games di Jepang pada 1994 di nomor perorangan dan juga beregu. Ia juga memenangkan banyak Grand Prix yang digelar Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Namun, prestasi terbaiknya diraih pada Olimpiade 1996 Atlanta di Amerika Serikat. Ia mengalahkan wakil Indonesia, Mia Audina, di partai final dengan skor 11-6 dan 11-7 dan membawa pulang medali emas ke Korea Selatan.

Sebagaimana diketahui, sebelum menyabet medali emas di Atlanta 1996, Bang Soo-hyun mengalahkan Susy Susanti di semifinal dengan skor 11-9 dan 11-8. Ia sekaligus membalaskan dendam setelah sebelumnya di final Olimpiade Barcelona 1992, Bang Soo-hyun kalah dari Susy Susanti.

BACA JUGA: Susy Susanti: Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di Olimpiade yang Menikah dengan Sesama Pebulu Tangkis Alan Budikusuma

Pada set pertama, Bang Soo-hyun membuat Susy Susanti kesulitan dan berhasil menang dengan skor 11-5. Akan tetapi, pada set kedua Susy Susanti berhasil bangkit dan membabat wakil Korea Selatan itu dengan skor 5-11. Lalu pada set penentuan, Susy Susanti memastikan diri menyabet medali emas setelah menang telak dengan skor 3-11.

Setelah membalaskan dendamnya atas Indonesia di Olimpiade Atlanta 1996, Bang Soo-hyun memutuskan untuk gantung raket. Dia pensiun di usia yang masih sangat muda, yakni 24 tahun.

Menurut statistik yang ada di laman resmi BWF, Bang Soo-hyun telah bermain sebanyak 220 pertandingan resmi BWF sepanjang kariernya di nomor tunggal putri. Ia mencatatkan 178 kemenangan dan 42 kekalahan.

Pada 2000, Bang Soo-hyun masuk ke dunia layar kaca di Korea Selatan. Dia menjadi penyiar dan komentator pada sebuah program bulutangkis di Korean MPC TV.

Selain itu, Bang Soo-hyun juga menerima berbagai macam penghargaan dari pemerintah Korea Selatan, yang salah satunya diberikan pada 1998.

Pada periode 2005-2009, wanita yang kini berusia 48 tahun itu ditunjuk sebagai anggota dewan BWF. Kabar terakhir yang didengar dari Bang Soo-hyun mendapatkan penghargaan tertinggi di dunia bulutangkis internasional.

Bang Soo-hyun dan delapan pebulu tangkis Korea Selatan lainnya masuk ke jajaran BWF Hall of Fame. Penghargaan tersebut diberikan pada pertemuan umum tahunan BWF pada Mei 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini