"Karena situasi serius yang sedang berlangsung di negara tersebut, semua bandara ditutup dan tidak ada cara bagi mereka untuk melakukan perjalanan ke Tokyo," tambahnya.
Belum diketahui, apakah IPC telah diminta untuk mencoba membantu anggota tim atau sedang berupaya untuk melakukannya.
"Kami berharap tim dan ofisial tetap aman dan sehat selama masa sulit ini," ungkap Spence.
Satu pekan yang lalu, profil kedua atlet tersebut tampil di situs IPC, dan chef de mission Afghanistan Arian Sadiqi mengatakan Paralimpiade menawarkan kesempatan untuk menyampaikan pesan koeksistensi bagi kemanusiaan.
(Djanti Virantika)