Jadi Pemenang MotoGP Austria 2021, Brad Binder Malah Disebut Gila

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 38 2456192 jadi-pemenang-motogp-austria-2021-brad-binder-malah-disebut-gila-22UJM77kYc.jpg Brad Binder (tengah) pemenang race MotoGP Austria 2021. (Foto: MotoGP.com)

SPIELBERG – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, memuji aksi Brad Binder (Red Bull KTM) yang tidak mengganti motor ketika Sirkuit Red Bull Ring yang menjadi venue tuan rumah MotoGP Austria 2021 diguyur hujan. Bahkan Pecco -sapaan akrab Bagnaia– menyebut Brad Binder sebagai sosok yang gila atas aksinya tersebut.

“Ia (Binder) benar-benar gila. Saya pikir itu hanya sesuatu yang bisa dilakukan Jack (Miller) atau Brad. Sebab, saya saja kesulitan ketika awal-awal race diguyur hujan,” kata Bagnaia mengutip dari Motorsport Week, Senin (16/8/2021).

Brad Binder

(Brad Binder pemenang MotoGP Austria 2021)

“Keputusan untuk tetap menggunakan slick adalah keputusan yang gila tentunya,” lanjut pembalap yang kini menempati posisi dua klasemen MotoGP 2021 dengan 134 poin.

Brad Binder berhasil meraih podium pertamanya pada MotoGP Austria 2021. Kemenangan ini merupakan yang pertama dicetak Brad Binder, sejak kemenangan terakhir di MotoGP Republik Ceko 2020. Dalam race MotoGP Austria 2021 itu, pembalap Afrika Selatan melakukan perjudian dengan tidak mengganti set-up motor normalnya dengan set-up trek basah saat hujan mengguyur Red Bull Ring pada lap ke-22.

Francesco Bagnaia yang finis di belakang Brad Binder, memuji keputusan gilanya itu. Pembalap asal Italia itu mengungkapkan keputusan yang diambil Brad Binder adalah benar karena penampilan pembalap KTM Red Bull itu luar biasa dalam kondisi basah.

BACA JUGA: Menangi MotoGP Austria 2021, Keberanian dan Kenekatan Brad Binder Jadi Kunci Utama

“Itu adalah pilihan yang sulit untuk mengubah motor, tetapi itu adalah pilihan yang benar karena Brad luar biasa dalam kondisi basah dengan ban slicks,” jelas pemuda kelahiran Turin itu.

Pecco juga menjelaskan perbedaan yang dirasakan pembalap yang menggunakan motor dengan set-up trek basah dan pembalap yang tetap melaju dengan ban slick di trek basah. Perbedaan itu membuat ia bisa menyalip banyak pembalap di lap terakhir dan finis di posisi dua.

Brad Binder

“Ada perbedaan besar antara kami (pembalap dengan set-up trek basah) dan mereka (pembalap set-up normal) di trek basah. Mereka tidak memiliki grip dan kami memilikinya,” jelas Pecco.

“Akan tetapi, saya tidak mengira akan finis di podium dan saya sangat marah sebelum garis finis, tetapi kemudian saya menyalip di lap terakhir. Saya mencoba menghitungnya (berapa pembalap yang disalip) tetapi saya kehilangan hitungan ketika saya berada di urutan keempat,” lanjut Bagnaia.

Untuk sementara, puncak klasemen MotoGP 2021 masih dikuasai Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dengan 181 angka. Sementara itu, Brad Binder menyodok ke urutan enam klasemen sementara MotoGP 2021 dengan 98 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini