Usai Sumbang Medali Perak untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Putuskan Pensiun?

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 43 2445824 usai-sumbang-medali-perak-untuk-indonesia-di-olimpiade-tokyo-2020-eko-yuli-putuskan-pensiun-cYh4TQWvdY.JPG Eko Yuli Irawan sumbang medali perak untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Pada usianya yang ke-32 tahun, Eko Yuli Irawan masih bisa berprestasi di cabang olahraga (cabor) angkat besi. Terbukti Eko Yuli sukses menyumbangkan medali perak untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Lantas apakah medali perak tersebut akan menjadi yang terakhir kalinya bagi lifter andalan Indonesia tersebut di ajang Olimpiade? Mengingat Eko Yuli sudah berpartisipasi di empat edisi Olimpiade, maka bukan tidak mungkin ia bakal memutuskan untuk pensiun.

Apalagi mengetahui pada Olimpiade selanjutnya, yakni di Paris 2024, Eko Ruli akan berusia 35 tahun, yang tentu saja akan menyulitkannya untuk bisa tampil kompetitif di cabor yang membutuhkan tenaga yang amat besar tersebut.

Baca Juga: Eko Yuli Irawan Beberkan Penyebab Dirinya Gagal Raih Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Eko Yuli Irawan di Olimpiade Tokyo 2020

Jadi, banyak pihak yang merasa Eko Yuli akan memutuskan pensiun usai keberhasilannya menyumbangkan medali perak untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Menjawab terkait isu pensiun itu, Eko Yuli menegaskan bahwa sebenarnya ia masih penasaran untuk meraih emas di pesta olahraga multievent terbesar di dunia tersebut.

Sebab pada tiga edisi Olimpiade sebelumnya pun Eko Yuli hanya bisa merasakan satu medali perak dan dua perunggu. Medali perak diraihnya di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan perunggu saat tampil di Beijing 2008 dan London 2012.

Karena di Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli kembali meraih perak, maka ia berniat untuk terus mengikuti pesta olahraga tersebut dan menargetkan medali emas. Tentu Eko Yuli sadar usianya bakal menghalangi niatnya tersebut, tapi ia merasa selama masih bisa berkompetisi, kenapa tidak?

“Jika dilihat umur memang sulit, tetapi jika ada kesempatan (tetap berkompetisi sebagai atlet), kenapa tidak?” jelas Eko Yuli, seperti yang dilaporkan NOC Indonesia, Minggu (25/7/2021).

Meski masih penasaran akan medali emas Olimpiade, Eko Yuli memastikan bahwa fokusnya dalam waktu dekat ini adalah menciptakan penerus-penerus baru yang berkualitas di cabor angkat besi Indonesia. Baginya penting untuk menyiapkan lifter-lifter muda agar cabor angkat besi bisa terus mempertahankan tradisi medali di ajang seperti Olimpiade.

Eko Yuli Irawan di Olimpiade Tokyo 2020

“Tapi, yang paling penting itu sekarang in adalah bagaimana menyiapkan lifter-lifter muda penerus saya. Itu yang menjadi tantangan,” sambung Eko Yuli.

Terlepas dari keinginan Eko Yuli yang masih ingin tampil di Olimpiade 2024, ia tetap harus berbangga atas prestasinya meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Tampil di Tokyo International Forum pada Minggu (25/7/2021), Eko Yuli berhasil menempati peringkat kedua di kelas 61 kg putra setelah melalui persaingan ketat dengan atlet asal China, Li Fabin, yang keluar sebagai peraih medali emas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini