Joan Mir Bingung Gelar Juara MotoGP Justru Bikin Dirinya Miliki Banyak Haters

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 38 2436995 joan-mir-bingung-gelar-juara-motogp-justru-bikin-dirinya-miliki-banyak-haters-CbCVL0pEcw.jpg Joan Mir (Foto: motogp.com)

ANDORRA – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengakui bahwa gelar juara dunia yang diraihnya pada MotoGP musim 2020 membuat dirinya justru mendapatkan pembenci. Mir sendiri mengaku tidak habis pikir dengan kejadian yang dialaminya tersebut.

Sebagaimana diketahui, Mir memang membuat kejutan kala menjalani kampanye di MotoGP 2020. Ya, pembalap asal Spanyol tersebut secara mengejutkan mampu merengkuh titel juara dunia MotoGP 2020.

Joan Mir

Padahal di awal kejuaraan dunia musim lalu, Mir memang bukanlah pembalap unggulan untuk menjadi juara dunia. Namun Mir berhasil menjawab keraguan banyak pihak kepada dirinya dengan performa gemilang hingga akhirnya menjuarai MotoGP 2020.

Keberhasilan Mir tersebut pun menyudahi penantian panjang bagi Tim Suzuki untuk bisa merasakan manisnya titel gelar juara dunia. Tak hanya itu, Mir juga memperpanjang dominasi pembalap asal Spanyol di MotoGP.

Baca Juga: 5 Calon Pengganti Marc Marquez di MotoGP, Nomor 1 si Bocah Ajaib

Meski begitu, nama Mir sebagai juara dunia MotoGP sendiri justru kurang harum bagi pecinta balap motor di Spanyol sendiri. Bahkan Mir menjelaskan bahwa statusnya sebagai juara dunia tak pernah diakui oleh masyarakat Spanyol.

Mir pun mengaku bingung dengan kondisi yang dialaminya pada saat ini. Padahal, Mir sendiri merasa bahwa gelar juara dunia yang dimilikinya pada MotoGP 2020 merupakan murni dari kerja kerasnya bersama Tim Suzuki.

“Di Spanyol, saya merasa punya banyak haters. Saya tak dapat komentar negatif sebanyak itu dari negara-negara lain. Saya masuk ke media sosial dan saya membaca komentar semacam, Anda takkan meraih lebih banyak dalam hidup Anda',” jelas Mir, seperti disadur dari AS, Rabu (7/7/2021).

“Apa sejatinya yang sudah saya lakukan pada mereka? Saya datang dari bawah, saya tak pernah cari masalah dengan siapa pun, saya juga tak pernah membahas hal-hal politik atau isu-isu kontroversial, namun semua orang menghujam saya dari berbagai sisi,” sambungnya.

Joan Mir

“Saya mengetahui bahwa saya tidak seharusnya membaca komentar-komentar yang datang, namun saya ingin lihat apa yang ditulis orang kepada saya. Banyak pesan positif, tapi ada beberapa yang bikin mikir.”

Baca Juga: Joan Mir Ragu Bisa Pertahankan Gelar Juara MotoGP 2021

“Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka? Banyak orang sembunyi di belakang akun mereka untuk meluapkan amarah dalam diri mereka, dan tak sadar ada manusia yang membaca tulisan mereka,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini