Terlalu Lama Kerja di Belakang Layar, Dani Pedrosa Akui Rindu Kembali Balapan

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 38 2435864 terlalu-lama-kerja-di-belakang-layar-dani-pedrosa-akui-rindu-kembali-balapan-H0dZRUrFYT.jpg Dani Pedrosa (Foto: Twitter Red Bull KTM Tech3)

ANDORRA – Dani Pedrosa mengakui bahwa dirinya terlalu lama berkerja di belakang layar semenjak menjadi test rider Tim Red Bull KTM. Pedrosa pun tidak menampik bahwa dirinya menaruh kerinduan untuk menjalani sebuah balapan.

Sebagaimana diketahui, Pedrosa memang sempat berstatus sebagai salah satu pembalap papan atas MotoGP dengan lama membela Tim Repsol Honda. Meski sepanjang karier balapnya di kelas MotoGP, Pedrosa tak pernah merasakan manisnya titel juara dunia.

Dani Pedrosa

Pedrosa sendiri memutuskan mundur sebagai pembalap profesional seusai MotoGP 2018. Semenjak pensiun, Pedrosa tetap mendapatkan peran tak jauh dari dunia balap, yaitu sebagai test rider Tim Red Bull KTM.

Peran Pedrosa bersama Tim KTM sendiri benar-benar sangat besar. Bahkan berkat Pedrosa pula, Tim KTM kini dipandang sebagai salah satu tim terkuat di MotoGP seperti Ducati, Honda, Suzuki, dan tentunya Yamaha.

Baca Juga: MotoGP 2021: KTM Red Bull Kembali Harapkan Peran Pedrosa

Dengan kondisi tersebut, Pedrosa pun merasa bahwa motor Tim KTM, RC16, cocok dengan gaya membalapnya. Bahkan Pedrosa pun kini mulai merasa rindu untuk bisa kembali mengikuti sebuah balapan.

“Sejak balapan terakhir saya, ada hari-hari di mana saya merasa ingin kembali balapan. Saya sangat mencintai balapan, kompetisi, dan rasa manis kemenangan,” ungkap Pedrosa, sebagaimana dirangkum dari Sport, Senin (5/7/2021).

“Akan tetapi, di MotoGP ada ketidakpastian yang konstan. Siapa pun bisa meraih kemenangan, dan siapa pun bisa sangat kesulitan melaju di papan bawah. Dalam sekejap, Anda bisa ada di salah satu sisi,” sambung pembalap berusia 35 tahun tersebut.

Dani Pedrosa

“Jadi, Anda harus benar-benar oke untuk tetap berada di sisi yang baik. Ketertarikan soal partisipasi saya sebagai wildcard muncul karena penting untuk mengukur parameter tertentu yang tak bisa dilihat dalam uji coba.”

Baca Juga: Termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez, Ini Rival Terberat Lorenzo Sepanjang Kariernya

“Pada masa-masa awal saya sebagai test rider KTM, hal macam ini tak masuk akal, karena saya harus fokus mencari ritme yang baik. Tapi kini kami mulai melihat detail-detail yang jelas. Jadi, bakal menarik jika bisa ikut balapan. Namun, saya belum bisa pastikan apakah ini bisa benar-benar terjadi,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini