Macam-Macam Start Jongkok dalam Atletik, Apa Saja?

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 43 2401683 macam-macam-start-jongkok-dalam-atletik-apa-saja-dlxsYDDpz3.jpg Alica Schmidt. (Foto: Instagram/@alicasmd)

START jongkok dalam atletik jadi salah satu yang harus dikuasai agar hasil maksimal dalam diraih dalam perlombaan. Start jongkok pun punya beragam jenisnya.

Dalam dunia atletik, start jongkok memiliki peran yang sangat penting untuk menentukan hasil akhir. Setidaknya, ada empat macam start jongkok dalam dunia atletik.

Atletik

Pertama, short start atau start jongkok dalam posisi pendek. Hal yang penting untuk diperhatikan untuk melakukan start ini adalah posisi lutut kaki belakang. Bagian tubuh ini harus berada di samping ujung telapak kaki depan.

Biasanya, start jongkok pada short start dilakukan untuk pertandingan dengan jarak berlari sekira 0-150 meter. Selain posisi lutut, posisi ta ngan juga penting diperhatikan. Individu yang akan melakukan start ini harus memosisikan tangan membuka sejauh lebar garis bahu. Posisi ibu jari ada di depan tangan, sejajar dengan lutut kaki belakang. Kemudian, kepala sedikit menduuk ke bawah, tetapi mata tetap lurus ke depan.

BACA JUGA: Pivot dalam Bola Basket dan Fungsinya

Kedua, medium start atau posisi menengah. Untu start ini, biasanya digunakan untuk jarak pertandingan yang lebih jauh. Jika sebelumnya hanya berkisar 0-150 meter, kali ini dalam cakupan jarak mencapai 500 meter.

BACA JUGA: Macam-Macam Start dalam Lari Jarak Pendek, Apa Saja?

Beberapa hal harus diperhatikan dalam melakukan start jongkok dalam posisi menengah. Salah satunya adalah meletakkan tangan dengan posisi terbuka hingga selebar bahu.

Kemudian, posisi lutut kaki belakang sejajar dengan tungkai kaki depan. Terakhir, sama seperti start pertama, posisikan kepala ke bawah dan pandangan tetap fokus menatap depan.

Ketiga, long start atau posisi jauh. Untuk start yang satu ini, biasanya digunakan untuk pertandingan yang menyuguhkan jarak lari berkisar kurang lebih 1.000 meter.

Untuk melakukannya, posisikan tangan dan juga bahu sejajar dengan garis di lapangan. Untuk lutut, posisikan agak jauh dari tangan sehingga akan membuat lebih leluasa dalam melakukan start.

Atletik

Keempat, ada posisi dengan aba-aba. Untuk melakukan start ini, dibutuhkan konsentrasi penu agar bisa mendengar aba-aba. Perhatikan pula posisi badan agar siap sedia sehingga konsentrasi akhirnya bisa terpusat penuh kepada si pemberi aba-aba.

Posisikan pula bagian bokong serta pinggul lebih naik ke atas. Lalu, buat kaki lebih berpijak kuat di tanah. Setelah itu, berlari sekencang mungkin setelah mendengar aba-aba.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini