Johann Zarco Tak Menyangka Bisa Pimpin Klasemen MotoGP 2021

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 38 2389908 johann-zarco-tak-menyangka-bisa-pimpin-klasemen-motogp-2021-8stiz9AbU4.jpg Johann Zarco. (Foto/MotoGP

DOHA – Pembalap Pramac Ducati, Johann Zarco hanya berhail finis di urutan kedua pada seri kedua MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Losail pada Minggu 4 April 2021. Meski begitu, dia untuk sementara memimpin klasemen MotoGP 2021.

Jorge Martin nyaris tampil dominan di balapan seri kedua MotoGP 2021. Dia sejak start dari pole position teru memimpin lomba. Namun, posisinya disalip Johann Zarco, yang melakukan manuver di lap terakhir demi finis runner-up untuk kedua kalinya di Qatar.

Foto/Twitter

Sementara podium pertama diraih Fabio Quartararo yang berhasil melesat di beberapa lap terakhir. Sang pebalap Prancis mampu menjaga bannya dengan baik untuk melesat meninggalkan rival-rivalnya hingga finis 1,457 detik di depan kompatriotnya.

Baca juga: Quartararo Sempat Deg-degan saat Salip Zarco dan Martin di MotoGP Doha 2021

Kendati demikian, kru tim satelit Ducati itu tetap melakukan selebrasi mendapati kedua pebalapnya mampu finis podium. Johann Zarco di posisi kedua, Jorge Martin berada di belakangnya.

Baca juga: Quartararo Senang Bisa Kumandangkan Lagu Kebangsaan Prancis Bersama Zarco

Zarco tidak menduga dengan pencapaiannya saat ini. Menurutnya, maih banyak hal yang harus dipelajari dari motornya.

"Saya tidak menyangka akan memimpin kejuaraan ketika saya datang ke sini 35 hari lalu untuk mulai menguji dan mempelajari Ducati," kata Zarco mengutip Crash, Selasa (6/4/2021).

"Masih memiliki banyak hal yang harus dikendalikan dengan lebih baik agar merasa lebih nyaman dan memiliki lebih banyak pilihan saat balapan. Jadi saya masih bisa berkembang dan menggunakan potensi penuh Ducati, maka saya juga bisa menikmati diri saya di trek lain," tambahnya.

Sementara Jorge Martin merasa kurang puas dengan hasil pada MotoGP Doha 2021. Kendati sukses mencatatkan podium pertama berkat finis di posisi tiga, Martinator menyimpan sedikit kekecewaan.

“Walau di tengah berbagai keterbatasan, saya berhasil mendapat podium pertama! Namun, saya tidak 100% senang karena kehilangan posisi dua hanya beberapa meter sebelum garis finis,” tutur Jorge Martin.

Foto/Instagram

Lebih lanjut, pembalap berpaspor Spanyol itu mengaku sudah berencana terus berada di depan sejak awal lomba. Strategi itu dipilih mengingat race pace atau kecepatannya saat balapan cukup buruk. Belum lagi, dengan strategi itu dirinya tak perlu berhadapan dengan masalah ban di lap-lap akhir.

“Saya ingin terus berada di depan karena merasa dapat mengatasi ban belakang dengan baik pada awal lomba. Saya sudah menduga bakal motor akan melaju pada batasan akhir dari ban jelang finis,” ungkap Jorge Martin.

“Melaju di depan sangat berguna buat saya karena dapat leluasa memilih titik pengereman. Ketika mendengar ada motor lain yang mendekat, saya terus melaju. Andai ada yang berhasil menyalip, habislah saya,” lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini