Soal Aprilia Manganang, PBVSI: Belum Ada Protes dari Negara Lain

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 11 Maret 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 43 2376222 soal-aprilia-manganang-pbvsi-belum-ada-protes-dari-negara-lain-SipqIjSnJB.jpg Aprilia Manganang. (Foto: Instagram/@manganang92)

JAKARTA – Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Hanny S Surkatty, mengatakan belum ada protes yang diajukan dari negara-negara lain terkait status gender Aprilia Manganang yang ternyata seorang pria. Pihak PBVSI sendiri kini belum menjalin komunikasi lebih dalam dengan pihak-pihak terkait di olahraga untuk membahas Aprilia Manganang.

Sebelumnya diketahui, mantan pevoli putri Indonesia, Aprilia Manganang, dinyatakan sebagai seorang pria. Kabar itu disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kabar ini disampaikan setelah Aprilia melakukan pemeriksaan medis pada 3 Februari 2021. Dalam pemeriksaan medis itu, atlet kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, tersebut dinyatakan mengalami kelainan hipospadia.

Aprilia Manganang

BACA JUGA:Tak Ada Unsur Kesengajaan, PBVSI Takkan Cabut Medali Aprilia Manganang

Kelainan ini merupakan kondisi langka ketika lubang kencing penis ada pada bagian bawah dan bukan di ujung. Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Tetapi, kasus Aprilia termasuk kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan khusus.

Setelah Aprilia Manganang dinyatakan sebagai seorang pria, kekhawatiran pun muncul akan prestasi yang selama ini telah diraihnya di bidang olahraga voli bersama tim putri Indonesia. Medali yang selama ini diraih Aprilia dikhawatirkan bakal dicabut.

Terlebih, Aprilia Manganang sendiri sempat mendapat sejumlah protes saat berkompetisi bersama Timnas Voli Putri Indoenesia. Salah satunya datang dari Filipina yang meragukan bahwa Aprilia Manganang adalah seorang perempuan. Protes itu disampaikan di SEA Games 2015.

Tetapi, Hanny S Surkatty menyatakan bahwa sejauh ini belum ada protes yang diajukan negara-negara lain soal status gender Aprilia Manganang. Karena itu, pihak PBVSI pun belum berhubungan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Komite Olimpiade Nasional (NOC).

Aprilia Manganang

“Belum ada (komunikasi dengan Menpora atau NOC). Karena kita juga baru dengar, ini baru beberapa hari,” ujar Hanny S Surkatty dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/3/2021).

“Sampai sekarang juga belum ada protes dari negara-negara lain yang berkaitan dengan kejuaraan internasional,” lanjutnya.

“Jadi nanti kita akan lihat perkembangannya. Karena waktu SEA Games yang lalu waktu di Singapura itu seluruh tim menerima keputusan dari panitia SEA Games,” tukas Hanny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini