Ukuran Lapangan Lempar Cakram Sesuai Aturan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 02 Maret 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 43 2370625 ukuran-lapangan-lempar-cakram-sesuai-aturan-nlcdT1PphU.jpg Olahraga lempar cakram. (Foto: Antara)

UKURAN lapangan lempar cakram sesuai aturan adalah hal terpenting yang harus dilakukan di salah satu nomor cabang olahraga (cabor) atletik. Sebab besarnya lapangan harus sesuai dengan standar internasional yang sudah disepakati bersama.

Setiap olahraga pasti memiliki lapangan tersendiri. Setiap ukuran tentu tak sama dan khusus untuk lempar cakram, ada banyak hal yang harus diikuti terkait lapangan yang bakal dipakai untuk salah satu nomor atletik yang sering dipertandingkan di banyak perlombaan itu.

Pertama, lingkaran tempat untuk melempar cakram harus terbuat dari baja atau metal. Lalu diameter lingkaran di tempat melempar cakram pada dasarnya harus memiliki diameter 2,5 meter. Hal itu adalah diameter standar resmi olahraga tersebut.

Baca Juga: Intip Potret Alica Schmidt dan Eugenie Bouchard Mejeng di Pinggir Kolam Renang, Seksi nan Menawan

Lempar cakram

Kemudian lokasi tempat melempar cakram harus dipagari untuk memberikan jaminan keselamatan kepada penonton, peserta lainnya, dan petugas saat ada atlet yang hendak melempar cakram. Sebab terkadang ada aja atlet yang tak melempar ke sisi yang benar.

Kemudian permukaan tempat melempar cakram pun harus menggunakan material yang tidak licin dan harus rata. Bisa terbuat dari aspal, semen, atau bahan lainnya yang bisa membuar permukaan rata atau datar.

Lalu yang terpenting adalah bentuk lapangan harus mirip dengan huruf C yang memiliki diameter tujuh meter dengan ukuran bagian yang terbaik sepanjang 3,3 meter. Sektor lemparan yang terbentuk dari garis berbentuk sudut 40 derajat pada pusat lingkaran.

Selain mengetahui ukurang lapangan lempar cakram ada baiknya dipahami mengenai cara perhitungan jarak lempar cakram yang terdapat pada lapangan tersebut. Pengukuran jarak lemparan cakram didasarkan pada titik jatuh pertama cakram.

Cara mengukurnya adalah dengan menarik secara langsung dan lurus dari titik balok ke bekas tempat cakram jatuh pertama kali. Peraturan pada lempar cakram mengaruskan peserta olahraga ini mengawali aksi dengan sikap badan berdiri di dalam area lingkaran lapangan.

Lempar cakram

Peserta pun nantinya tidak diperbolehkan untuk meninggalkan atau menginjak garis lingkaran sebelum juri memberikan tanda sah. Bila mengikuti semua hal tersebut, barulah hasil lemparan bisa dihitung berapa jaraknya.

Lempar Cakram sendiri adalah salah satu cabor atletik dengan nomor lempar. Lempar cakram mendapatkan popularitas di dunia Barat pada masa awal perkembangannya. Sementara itu, lempar cakram dibawa oleh orang-orang Belanda ke Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini