Kontrak Mengambang, Petronas SRT Takkan Berkhianat pada Yamaha

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 12 Februari 2021 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 38 2361153 kontrak-mengambang-petronas-srt-takkan-berkhianat-pada-yamaha-NqLIhdcgei.jpg Petronas Yamaha SRT tetap ingin bersama Yamaha (Foto: Twitter/@sepangracing)

SELANGOR – Masa depan Petronas SRT (Sepang Racing) Team bersama Yamaha dan Dorna Sports masih belum jelas. Kontrak dengan dua pihak itu akan berakhir pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Sang pemilik, Razlan Razali, mengklaim tak akan berkhianat dari Yamaha sekali pun banyak yang berminat menggandeng.

Sejauh ini, sudah ada lima tim yang berkomitmen untuk terus berkiprah di MotoGP dalam jangka panjang. Hal itu dibuktikan dengan perpanjangan kontrak bersama Dorna Sports untuk lima tahun ke depan, terhitung mulai 2022.

Baca juga: Petronas SRT Optimis Tatap MotoGP 2021

Beberapa tim balap lain, termasuk SRT masih belum menentukan masa depannya. Bahkan, kontrak SRT bersama Yamaha dan Dorna Sports akan habis pada 2021. Hingga kini belum ada tanda-tanda negosiasi perpanjangan kontrak dimulai.

Petronas Yamaha SRT baru dibentuk pada 2019 (Foto: MotoGP)

Hal tersebut tidak membuat Razlan Razli khawatir. Ia mengumbar ambisi untuk tetap berada di paddock MotoGP selama mungkin. Pembahasan kontrak baru memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun, rencana tim ke depan mungkin sudah terlihat pada pertengahan 2021.

Baca juga: Valentino Rossi Tawarkan Stabilitas pada Petronas Yamaha SRT

“Kami ingin terus berada di paddock MotoGP selama mungkin. Meski ada opsi untuk menggandeng pabrikan lain, kami cukup nyaman akan hubungan dengan Yamaha serta dukungan luar biasa yang diberikan sejak tahun pertama,” papar Razlan Razali, disitat dari Crash, Jumat (12/2/2021).

“Itu menjadi ketertarikan bersama antara Yamaha, tim ini, dan Petronas (sponsor utama) untuk melihat apakah kami bisa mengembangkan hubungan untuk lima tahun ke depan. Kami sudah berbicara, tentu saja akan butuh waktu, tetapi pada pertengahan tahun ini, kami pasti sudah melakukan finalisasi untuk rencana 2022 dan seterusnya,” tutup pria berkebangsaan Malaysia itu.

Minat pabrikan lain menggandeng SRT sebagai tim satelit memang cukup dimengerti. Sebab, prestasi mereka sebagai tim yang terhitung baru sangat mentereng. Pada debutnya di MotoGP 2019, mereka sukses mencatatkan tujuh kali podium dan enam kali pole position lewat kiprah apik Fabio Quartararo.

Catatan tersebut semakin mengilap pada MotoGP 2020. Petronas Yamaha SRT sanggup menorehkan enam kemenangan dan delapan podium lewat duet Fabio Quartararo serta Franco Morbidelli. Hasil-hasil itu membuat Razlan Razali kian percaya diri, Yamaha tidak akan melepas mereka dengan mudah.

Razlan Razali cukup percaya diri (Foto: Twitter/@sepangracing)

“Sepertinya, kami sudah membuktikan kepada semua orang, dan diri sendiri, soal apa yang bisa kami kerjakan dalam jangka waktu singkat,” tutur Razlan Razali.

“Kami punya tim yang diisi orang-orang hebat seperti Johan Stigefelt dan Wilco Zeelenberg. Jadi, kami benar-benar percaya diri akan melanjutkan kerja sama dengan Yamaha,” tutup mantan CEO Sirkuit Internasional Sepang itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini