Hamilton pun merasa senang bahwa Mercedes mendukung Hamilton untuk membangun komitmen dalam keragaman yang lebih besar dalam dunia motorsport. Termasuk dukungan dalam bentuk yayasan amal bersama.
“Saya bangga mengatakan bahwa kami melakukan upaya itu lebih jauh tahun ini dengan meluncurkan yayasan yang didedikasikan untuk keragaman dan inklusi dalam olahraga,” imbuhnya.

“Saya terinspirasi oleh semua yang kami bisa bangun bersama dan tidak sabar untuk kembali ke trek pada Maret,” sambungnya.
Pembalap berusia 36 tahun itu sebenarnya telah lama menyatakan keinginannya untuk tetap bersama Mercedes. Akan tetapi, negosiasi terhadap pembaruan kontrak tersebut sedikit berjalan lambat, termasuk adanya gangguan dari pandemi Covid-19.
(Ramdani Bur)