Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Valentino Rossi Ungkap Penyebab Jorge Lorenzo Didepak Yamaha sebagai Test Rider

Djanti Virantika , Jurnalis-Kamis, 04 Februari 2021 |03:26 WIB
Valentino Rossi Ungkap Penyebab Jorge Lorenzo Didepak Yamaha sebagai <i>Test Rider</i>
Jorge Lorenzo. (Foto: MotoGP)
A
A
A

TAVULLIA Valentino Rossi membicarakan soal sejumlah perubahan yang harus terjadi di Yamaha pada musim 2021. Salah satunya adalah tak lagi dikontraknya Jorge Lorenzo sebagai test rider atau pembalap penguji.

Rossi mengaku mengetahui penyebab utama Lorenzo harus kehilangan pekerjaannya tersebut. Menurut Rossi, semua ini harus sebagai dampak dari minimnya kesempatan Lorenzo menjajal motor balap Yamaha pada musim 2020.

Jorge Lorenzo

Lorenzo diketahui hanya sekali melakukan tes resmi di MotoGP untuk menjajal kinerja motor Yamaha untuk musim 2020. Hal itu terjadi di Sirkuit Sepang, Malaysia, sebelum balapan resmi digelar.

BACA JUGA: Bukan Lagi Pembalap Pabrikan, Valentino Rossi Tetap Kritik Yamaha

Setelahnya, semua rencana tes dan bahkan kalender balap MotoGP 2020 tak bisa berjalan dengan sempurna dan harus berantakan. Hal itu terjadi akibat merebaknya virus corona secara global.

Kondisi ini diakui Rossi memengaruhi kinerja Lorenzo selanjutnya bersama Yamaha. Saat harus mengetes lagi motor Yamaha dalam pengujian resmi MotoGP di Portugal, dia tampil membela.

Kondisi inilah yang akhirnya membuat kepercayaan di Yamaha hilang dan lebih memilih merekrut test rider baru. Kondisi ini sejatinya agak disayangkan oleh Rossi karena jika tak ada masalah yang terjadi, Lorenzo kemungkinan besar bisa menunjukkan kinerja yang apik.

“Ada masalah mendasar. Sebelum 2020, semua pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang sedang melakukan perjalanan di Eropa, dengan pembalap Eropa seperto Pirro, Bradl, Pedrosa,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Paddock-GP, Kamis (4/2/2021).

“Masalahnya adalah Yamaha tidak memiliki tim seperti ini. Mereka mengemudi di Jepang dengan pembalap Jepang. Tetapi, itu bukan masalah terbesar,” lanjutnya.

Jorge Lorenzo

“Masalah terbesar adalah di Jepang mereka berjalan di trek, dan saya pernah ke sana, yang tidak ada hubungannya dengan trek Eropa,” jelas pembalap berjuluk The Doctor tersebut

“Kami memberikan banyak tekanan untuk mendapatkan tim penguji ini (di Eropa), dan kemudian Lorenzo direkrut. Tetapi, masalahnya Lorenzo hanya menjalaninya satu hari di Malaysia. Kemudian Covid-19 datang dan semuanya berhenti. Setelah delapan bulan, ia hanya berada di Portimao. Jadi Lorenzo tidak benar-benar bekerja,” pungkasnya.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement