Jelang Hadapi Poirier, Pelatih Pastikan Conor McGregor yang Sekarang Berbeda

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 43 2349469 jelang-hadapi-poirier-pelatih-pastikan-conor-mcgregor-yang-sekarang-berbeda-c0bqaNdzpz.jpg Petarung UFC, Conor McGregor. (Foto: Twitter/UFC)

ABU DHABI – Pertarungan paling dinanti tahun ini akan segera terjadi pada Minggu 24 Januari 2021 siang WIB. Pertarungan yang dimaksud adalah bertemunya Conor McGregor melawan Dustin Poirier di ajang UFC 257.

Pertarungan itu lantas menjadi pertemuan kedua antara McGregor dengan Poirier. Sebelumnya mereka sempat beradu pukulan di September 2014 silam.

Pada saat laga UFC 178 itu The Notorious –julukan McGregor– sukses menjadi pemenangnya setelah bertarung selama kurang lebih 1 menit 46 detik. Namun, itu adalah pertarungan yang hampir enam tahun lamanya.

Kedua petarung jelas kini berbeda. Termasuk McGregor yang disebut sang pelatih, John Kavanagh, sangat jauh lebih kuat dan lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Bahkan mungkin jauh lebih baik dari saat McGregor dikalahkan Khabib Nurmagomedov di UFC 229 pada Oktober 2018 silam.

Baca Juga: Jadwal Conor McGregor vs Dustin Poirier di UFC 257

Conor McGregor vs Dustin Poirier

Kavanagh menyebut McGregor yang sekarang sudah jauh lebih baik dalam hal konsentrasi. Secara mental pun petarung asal Irlandia Utara kini semakin sekuat baja. Jadi, tidak mudah untuk dikalahkan begitu saja saat berada di atas oktagon.

Dengan alasan itu, Kavanagh pun percaya McGregor dapat menang mudah saat berhadapan dengan Poirier nanti. Bahkan ia memprediksikan McGregor bakal langsung membuat Poirier tak berdaya saat pertarungan masih di ronde pertama.

“Menjadi fokus di saat pelatih kamp berlangsung dan tidak membiarkan gangguan menghalangi (adalah apa) yang telah kami lakukan ke tingkat yang berbeda untuk pertarungan ini,” jelas Kavanagh, melansir dari MMA Junkie, Sabtu (23/1/2021).

“Pertarungan 'Koboi' (Donald Cerrone) tentu saja merupakan tingkat baru dari komitmen, cinta, dan kesenangan untuk proses tersebut. Dia sudah tidak bertarung selama kurang lebih setahun sejak Januari 2020 (saat menang atas Cerrone). Dunia seakan berhenti, tapi Conor tidak, kami tidak. Tentu saja, intensitasnya turun sebentar, tetapi itu meningkat lagi sejak musim panas,” tambahnya.

Menarik tentunya melihat sejauh mana McGregor berkembang. Sebab Poirier pun juga mengalami peningkatan. Seperti Poirier saja tercatat sudah melaksanakan 12 pertarungan seusai kalah dari McGregor. Hebatnya dari 12 pertarungan yang dihadapi petarung asal Amerika Serikat itu, Poirier hanya merasakan dua kekalahan saja.

Conor McGregor vs Dustin Poirier

Berarti 10 pertarungan sisanya mampu dimenangkan oleh Poirier. Jadi, Poirier jelas bukanlah sosok yang sama seperti saat dikalahkan McGregor pada 2014 silam.

Bertemunya kembali Poirier dengan McGregor itulah yang membuat pertarungan mereka akan semakin menarik. Pastinya hasilnya mungkin saja berbeda karena kedua petarung telah sama-sama berkembang ketimbang 2014 silam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini