Tak Hanya Sepakbola, Basket dan Atletik Juga Ajukan Permohonan Vaksin Covid-19

Antara, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 03:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 43 2346696 tak-hanya-sepakbola-basket-dan-atletik-juga-ajukan-permohonan-vaksin-covid-19-aboCfD85PA.jpg Ilustrasi vaksin virus corona (Covid-19)

JAKARTA – Cabang olahraga basket dan atletik bakal menyusul sepakbola untuk mengajutkan atlet serta ofsialnya sebagai prioritas penerima vaksin virus Corona (COVID-19). Perihal tersebut diutarakan langsung oleh Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto.

"Perbasi (Persatuan Basket Seluruh Indonesia) rencananya akan mengajukan malam ini. Kalau PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), saya mesti mengecek kembali. Kami berharap dapat diberikan sesegera mungkin," ujar Gatot kepada Antara di Jakarta, Senin 18 Januari 2021.

Sebelumnya, Gatot menyebut PSSI sudah memasukkan 178 nama pesepakbola, pelatih dan ofisial pendukung agar didahulukan menerima vaksin COVID-19. Ditambah PSSI, total sudah ada 18 federasi cabang olahraga yang membuat permohonan agar menjadi penerima vaksin prioritas.

Ilustrasi basket

Sebanyak 17 federasi lain sudah lebih dahulu membuat permohonan ke Kemenpora. Mereka adalah PBSI (bulu tangkis), PABBSI (angkat besi), Perpani (panahan), PRSI (renang), IPSI (pencak silat), Pelti (tenis), FORKI (karate), TI (taekwondo), PJSI (judo), PBWI (wushu), PBVSI (voli), Perbakin (menembak), Persani (senam), Percasi (catur), PODSI (dayung), PBI (boling) dan PSOI (selancar ombak).

Dari 17 federasi itu, ada sekitar 1.500 nama kandidat penerima vaksin COVID-19 prioritas. Gatot menyatakan, ada satu hal yang menjadi syarat utama permohonan prioritas vaksin untuk insan olahraga, yaitu tampil di turnamen internasional.

Baca Juga: Demi Cegah Penyebaran Virus Corona, NBA Bakal Terapkan Peraturan Baru

"Yang menjadi prioritas adalah atlet, pelatih dan ofisial yang akan dikirimkan ke turnamen internasional. Jika tidak, mereka akan menunggu vaksinasi yang sudah diprogramkan pemerintah," tutur dia.

Vaksinasi COVID-19 di Indonesia dimulai sejak 13 Januari 2021. Pemerintah menegaskan bahwa prioritas utama vaksinasi adalah para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan melawan pandemic COVID-19.

(Ram)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini