JAKARTA – Sebuah terobosan besar dalam dunia olahraga Indonesia resmi bergulir melalui peluncuran program yang membidik talenta muda berusia 18-25 tahun. Program ini siap memberikan karpet merah bagi para atlet masa depan lewat bantuan komprehensif mulai dari pelatihan intensif, pendampingan, hingga membuka akses karier di level internasional.
Program ini dibuat oleh Kratingdaeng Red Bull Next Generation melalui kolaborasi TCP Group dan PT Aktif Energi Indonesia (AEI). TCP Group bekerja sama dengan PT Aktif Energi Indonesia (AEI) meluncurkan program pengembangan atlet muda di Tanah Air. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari platform pengembangan sekaligus wadah untuk memperkenalkan atlet potensial di kawasan Asia Tenggara.
Program ini dirancang untuk menemukan, mendukung, serta mempercepat perkembangan atlet muda berbakat. Indonesia dan Malaysia menjadi dua negara pertama yang menjalankan program tersebut.
Pendaftaran program mulai dibuka pada Juni 2026 untuk atlet usia 18-25 tahun dari berbagai cabang olahraga. Peserta yang memiliki keinginan berkembang dan melangkah ke level berikutnya dapat mengikuti proses seleksi yang tersedia.
Platform ini tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi di lapangan. Pengembangan karakter, peningkatan eksposur, serta perjalanan karier atlet juga menjadi perhatian utama dalam program tersebut.
Seleksi peserta nantinya tidak hanya melihat hasil pertandingan yang telah diraih. Penilaian juga mencakup pola pikir, proses perkembangan, karakter, dan komitmen atlet terhadap bidang olahraga yang ditekuni.
Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, menjelaskan program ini menjadi bentuk dukungan terhadap generasi baru olahraga di Asia Tenggara. Dia berharap program tersebut bisa membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet muda untuk berkembang.
"Kratingdaeng Red Bull Next Generation mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan peluang, meningkatkan visibilitas, dan memberikan akses bagi atlet atlet yang sedang berkembang terhadap dukungan yang dapat membantu mempercepat perjalanan mereka," kata Sipasita di Jakarta, Rabu (24/6/2026).