Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional

Susanto, Jurnalis · Minggu 10 Januari 2021 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 43 2341868 finalisasi-grand-design-keolahragaan-nasional-H7MuZTo0Dp.jpg Menpora Zainudin Amali (Foto: Kemenpora)

SURABAYA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menekankan, bahwa pembinaan olahraga menjadi hal wajib untuk menghasilkan atlet berprestasi. Menurutnya, atlet-atlet berprestasi tak bisa dihasilkan secara instan sehingga butuh grand design atau cetak biru keolahragaan nasional.

Menurut Zainudin Amali, pembinaan atlet belum berjalan di bawah cetak biru keolahragaan nasional hingga sekarang. Dengan finalisasi cetak biru ini, Zainudin berharap Indonesia punya panduan untuk kebijakan pembangunan olahraga dari tingkat pusat sampai pemerintahan yang paling bawah.

Menpora Zainudin Amali (Foto: Kemenpora)

“Dengan demikian apa yang kita impikan supaya Indonesia juga dikenal dalam prestasi yang membanggakan, itu segera terwujud tentu dengan tahapan-tahapannya.” kata Zainudin Amali.

Grand design keolahragaan nasional yang disebut Zainudin, memiliki sasaran jangka menengah dan panjang mulai 2020 hingga 2045. Salah satunya dengan revitalisasi di berbagai jenjang pembinaan dengan dukungan sport science agar pembinaan bisa lebih terukur.

Kemenpora juga menggandeng Komisi X DPR RI untuk membahas revisi Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional. Menurut Zainudin Amali, Undang-Undang Keolahragaan Nasional belum tegas.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Siap Gelar Even Sport Tourism di 5 Destinasi Super Prioritas

Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 9-11 Januari 2021. Kemenpora bekerja sama dengan rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan.

“Sekarang ini, ada perintah di salah satu pasal di Undang-Undang sekarang ini tentang kewajiban bagi Pemerintah Daerah membina minimum satu cabang (olahraga) unggulan. Tetapi itu tidak jalan karena apa? Karena cuma nyuruh. Kami (Kemenpora lewat grand design) mencoba untuk kalau boleh ada sanksinya,” kata Zainudin Amali.

Anggota tim penggodok materi awal grand design keolahragaan nasional:

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta

Deputi Bidang Prestasi Keolahragaan, M Nigara

Asisten Deputi Bidang Olahraga Prestasi, Surono

Sesdep Deputi IV Kemenpora, Marheni

Asdep Ipor, Sri Wahyuni

Asdep Olahraga Rekreasi, Mefrizon

Tenaga Ahli Menteri Bidang Olahraga Brigjen Pol Uden Kusuma Wijaya (Asprov PSSI DKI Jakarta)

Tenaga Ahli Menteri, Profesor Paiman Rahardjo,

Asdep Ari Mulyadi, Olahraga Pendidikan

Ibu Farida, Tenaga Ahli Menteri

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini