Andai Dokter Beberkan Dampak Negatif, Marc Marquez Tidak Akan Nekat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 38 2322849 andai-dokter-beberkan-dampak-negatif-marc-marquez-tidak-akan-nekat-eTJ4jQlr2n.jpg Marc Marquez memegangi tangannya (Foto: MotoGP)

MADRID – Apa yang dilakukan Marc Marquez saat mengaspal pada sesi latihan bebas MotoGP Andalusia 2020 membuat banyak pihak terkejut sekaligus kagum. Namun, kenekatan itu terbukti berbuah fatal. The Baby Alien bahkan secara implisit menuding dokter sebagai penyebab cederanya yang semakin parah.

Seperti diketahui, Marc Marquez mengalami cedera patah tulang humerus di lengan kanannya pada MotoGP Spanyol 2020, 19 Juli silam. Operasi pertama yang dilakukan pada 21 Juli 2020 berlangsung sukses. Ia pun sempat comeback ke lintasan untuk mengikuti GP Andalusia 2020.

Sayangnya, lengan Marc Marquez belum sepenuhnya pulih. Ia mundur dari balapan itu dan kembali menjalani operasi pada awal Agustus 2020 karena ada pelat titanium yang patah. Akibatnya, sang juara dunia bertahan absen hingga seri terakhir di GP Portugal pada 22 November lalu.

Baca juga: Marc Marquez Bisa Pulih 2-3 Bulan Lagi, Asalkan...

Marc Marquez melaju di Sirkuit Jerez (Foto: Honda Racing Corporation)

Banyak yang menilai, keputusannya untuk kembali hanya dalam hitungan hari setelah operasi pertama adalah sebuah kesalahan. Tudingan diarahkan kepada tim dokter MotoGP yang dianggap terlalu gegabah mengizinkan Marc Marquez kembali mengaspal hanya beberapa hari setelah operasi bedah.

“Dokterlah yang seharusnya lebih realistis. Saya datang ke Jerez dengan pikiran di kepala pelat itu akan bertahan di tempatnya karena dokter yang mengatakan,” urai Marc Marquez, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Senin (7/12/2020).

Lebih lanjut, pembalap berusia 27 tahun itu menegaskan dirinya tidak akan nekat naik motor jika dokter memberi tahu dampak negatif dari aksinya. Ia memang adalah orang yang senang mengambil risiko, tetapi Marc Marquez jelas tidak mau mempertaruhkan kariernya saat itu.

“Saya berani tetapi bukan nekat. Jika mereka mengatakan pelat itu bisa saja patah, saya tidak akan naik motor dengan kecepatan 300 kilometer per jam,” tutup juara dunia MotoGP enam kali itu.

Kini, Marc Marquez terpaksa melewatkan semusim penuh Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Pembalap asal Spanyol itu bahkan harus menjalani operasi bedah ketiga guna memulihkan cederanya. Belum diketahui pasti kapan pembalap bernomor motor 93 itu akan kembali mengaspal.

Hasil rontgen tangan Marc Marquez

Menurut ahli trauma dan Direktur Medis Klinik IQtra Medicina Avanzada, Dokter Angel Villamor, pembalap kelahiran Cervera itu bisa kembali mengaspal dalam 2-3 bulan ke depan. Syaratnya, kalus pada area patahan tulang bisa tumbuh dengan baik.

“Jika segalanya berjalan baik, sekira dua bulan tubuh Anda bisa membentuk kalus dan bergantung pada humerus untuk menunjang aktivitas fisik. Jika tubuhnya merespons dengan baik, dalam waktu 2-3 bulan, di area itu harus tumbuh kalus yang bisa Anda percaya untuk membantu kembali lagi naik motor,” ujar Dokter Angel Villamor, dilansir dari AS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini